Ganjar Pranowo-Mahfud MD: Indonesia Perlu Pemimpin yang Antikorupsi

Kamis, 19 Oktober 2023 - 23:11 WIB
loading...
A A A
Mahfud kemudian menjelaskan alasan Jokowi pada akhirnya memerintahkan jajaran eksekutifnya untuk mengambil sikap terhadap lembaga yudikatif. Ia mengatakan, keinginan Jokowi tersebut bermula dari keprihatinannya terhadap upaya pemerintah dalam memberantas korupsi yang seringkali dirusak oleh lembaga peradilan. Lantas, bagaimana gambaran pemimpin antikorupsi yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia? Mengapa Indonesia perlu pemimpin yang anti korupsi?

Sejarah menunjukkan, jika masyarakat sudah kehilangan kepercayaan terhadap pemimpinnya, maka upaya mengembalikan kepercayaan tersebut akan sangat sulit. Dan negara akan sulit berkembang.

Artinya, apabila tidak ada kesamaan cita-cita dan nilai-nilai dasar antara pemimpin dan rakyat, maka tidak mungkin terjalin hubungan dialogis. Terkadang pemimpin adalah pembimbing dan pelindung, namun terkadang mereka juga harus meminta nasihat dari orang lain.

Jika seorang pemimpin mempunyai semangat untuk mengontrol orang lain, suatu negara akan mengalami kehancuran. Pemimpin merasa apa yang dimandatkan kepadanya harus dikuasai. Sebagaimana diungkapkan Arnold Brecht dalam Political Theory: Foundations of 20th Century Political Thought (1970), gaya kepemimpinan otoriter didasarkan pada pandangan bahwa kepemimpinan adalah prinsip nilai tertinggi; Mengikuti pemimpin adalah tindakan baik, melawan pemimpin adalah tindakan buruk.

Aspek lain dari kebutuhan moral akan pemimpin juga ditegaskan oleh Alexander Solzhenitsyn dalam salah satu pidatonya di Liechtenstein pada tahun 1993, ketika ia mengungkapkan pengalaman pahitnya di bawah diktator Rusia. Pemimpin tanpa etika adalah sebuah bencana. Orang Jawa bilang sabda pandito ratu, yang berarti perkataan seorang raja mestinya juga perkataan seorang pandita (penjaga moral).

Terakhir, nasihat Raden Ngabehi Ranggawarsita patut dipertimbangkan. Dikatakannya, di Nitisastro, jika zaman sudah pecah atau zaman Kaliyuga, maka orang-orang cerdas, ulama atau tokoh spiritual lainnya akan berbondong-bondong memuja orang-orang kaya. Raja atau pemimpin akan selalu merasa kekurangan harta, dan kekayaan datangnya dari orang kaya. Setiap tindakan dievaluasi hanya dari segi uang atau gaji.

Oleh karena itu, untuk mengatasi krisis multidimensi negeri ini, khususnya pemberantasan korupsi, hal pertama yang harus diperhatikan adalah keteladanan para pemimpin. ”Kita bisa mencontoh dari sosok Wakil Presiden pertama Indonesia, yaitu Muhammad Hatta,” ucapnya.

Mohammad Hatta adalah seorang pahlawan yang berjuang sejak muda hingga akhir hayatnya. Ia menjadi tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia bersama mendampingi Bung Karno. Mohammad Hatta dan lain-lain memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hatta berdiri di samping Bung Karno saat prosesi pembacaan Proklamasi, setelah itu ia segera menjadi wakil presiden setelah kemerdekaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Doktor Hukum Trisakti...
Doktor Hukum Trisakti Soroti Minimnya Kepastian Hukum dalam Kepailitan BUMN
Kemendagri: Batas Desa...
Kemendagri: Batas Desa Penting Segera Diselesaikan untuk Kepastian Hukum
Rekomendasi
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved