Bak Puzzle, Jokowi Disebut Sengaja Tunjukkan Capres Pilihannya lewat Sinyal Politik
Selasa, 17 Oktober 2023 - 18:13 WIB
loading...
Pengamat politik Hendri Budi Satrio, Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Politikus PDIP Johan Budi, dalam diskusi Polemik Trijaya, di Jakarta, Selasa (17/10/2023). Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Politikus PDIP Johan Budi menyebutkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sengaja membentuk teka-teki terkait dukungannya terhadap salah satu bakal capres di Pilpres 2024.
Johan mengatakan, jawaban tersebut Ia dapatkan tatkala bertemu Presiden Jokowi di Istana beberapa waktu lalu. Kala itu, Johan sempat bertanya kepada Jokowi siapa capres yang didukung.
"Jawaban dia (Jokowi), 'Saya tidak akan menyampaikan saya mendukung siapa', dan saya paham betul bahwa dia pasti tidak akan menyampaikan saya mendukung atau meng-endorse a atau b, karena dia Presiden, kepala negara, kepala pemerintahan," ujar Johan dalam diskusi Polemik Trijaya, di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Sehingga kata Johan, Jokowi tidak mungkin terbuka menyampaikan ke mana arah dukungannya. Namun, Jokowi menunjukkan semua itu bak permainan teka-teki puzzle.
"Dengan puzzle itu, akan tahu Pak Jokowi arahnya ke mana," paparnya.Baca juga: Putusan MK Sebut Kepala Daerah Bisa Jadi Capres-Cawapres meski Belum 40 Tahun
"Apalagi sekarang ada putusan MK yang kemudian sudah ramai dibicarakan bahwa ini berkaitan dengan Gibran misalnya, itu pasti orang sudah mendugalah tanpa saya harus menjawab," pungkasnya.
Diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyebutkan, hampir seluruh elite partainya di tingkat pusat telah mendengar secara langsung jika Presiden Jokowi mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Hasto mengungkapkan hal itu, ketika disingggung soal arah dukungan Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2024. Hasto menghitung, ada sekira 21 orang yang sebelumnya telah diajak berbicara dengan Presiden Jokowi
Hasto mengatakan, kepada 21 orang tersebut, Jokowi selalu menyampaikan mendukung Ganjar dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Itu 21 orang lho dari internal PDI yang diajak Pak Jokowi (berbincang) dan selalu Pak Jokowi menyampaikan, ini Mas Ganjar Pranowo," kata Hasto, dikutip Selasa (17/10/2023).
Johan mengatakan, jawaban tersebut Ia dapatkan tatkala bertemu Presiden Jokowi di Istana beberapa waktu lalu. Kala itu, Johan sempat bertanya kepada Jokowi siapa capres yang didukung.
"Jawaban dia (Jokowi), 'Saya tidak akan menyampaikan saya mendukung siapa', dan saya paham betul bahwa dia pasti tidak akan menyampaikan saya mendukung atau meng-endorse a atau b, karena dia Presiden, kepala negara, kepala pemerintahan," ujar Johan dalam diskusi Polemik Trijaya, di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Sehingga kata Johan, Jokowi tidak mungkin terbuka menyampaikan ke mana arah dukungannya. Namun, Jokowi menunjukkan semua itu bak permainan teka-teki puzzle.
"Dengan puzzle itu, akan tahu Pak Jokowi arahnya ke mana," paparnya.Baca juga: Putusan MK Sebut Kepala Daerah Bisa Jadi Capres-Cawapres meski Belum 40 Tahun
"Apalagi sekarang ada putusan MK yang kemudian sudah ramai dibicarakan bahwa ini berkaitan dengan Gibran misalnya, itu pasti orang sudah mendugalah tanpa saya harus menjawab," pungkasnya.
Diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menyebutkan, hampir seluruh elite partainya di tingkat pusat telah mendengar secara langsung jika Presiden Jokowi mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Hasto mengungkapkan hal itu, ketika disingggung soal arah dukungan Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2024. Hasto menghitung, ada sekira 21 orang yang sebelumnya telah diajak berbicara dengan Presiden Jokowi
Hasto mengatakan, kepada 21 orang tersebut, Jokowi selalu menyampaikan mendukung Ganjar dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Itu 21 orang lho dari internal PDI yang diajak Pak Jokowi (berbincang) dan selalu Pak Jokowi menyampaikan, ini Mas Ganjar Pranowo," kata Hasto, dikutip Selasa (17/10/2023).
(maf)
Lihat Juga :