Jadi Masalah Baru Negara, Kepala BP2MI: Ratusan PMI Meninggalkan Pekerjaannya di Korsel
Senin, 16 Oktober 2023 - 21:32 WIB
loading...
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani. Foto/MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Mendapat pekerjaan di luar negeri merupakan impian bagi masyarakat Indonesia. Selain mendapat penghasilan yang spektakuler, pengalaman dan perlindungan saat ini telah dijamin oleh negara.
Namun belakangan, tersiar kabar bahwa ratusan pekerja migran Indonesia keluar dari pekerjaan yang telah ditentukan. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani.
"Ada sebanyak 700 PMI di Korea Selatan yang kaburan atau meninggalkan pekerjaannya telah kita data," kata Benny saat pelepasan calon PMI ke Korea Selatan di Kelapa Gading, Senin (16/7/2023).
Menurut dia, jumlah ini sudah sangat banyak dan menimbulkan masalah bagi pemerintah Korea Selatan.
Ratusan PMI yang kaburan tersebut merupakan peserta dalam program antarpemerintah untuk mencari pekerjaan. Dengan banyaknya kasus seperti ini membuat penyaluran sektor perikanan dihentikan.
Namun belakangan, tersiar kabar bahwa ratusan pekerja migran Indonesia keluar dari pekerjaan yang telah ditentukan. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani.
"Ada sebanyak 700 PMI di Korea Selatan yang kaburan atau meninggalkan pekerjaannya telah kita data," kata Benny saat pelepasan calon PMI ke Korea Selatan di Kelapa Gading, Senin (16/7/2023).
Menurut dia, jumlah ini sudah sangat banyak dan menimbulkan masalah bagi pemerintah Korea Selatan.
Ratusan PMI yang kaburan tersebut merupakan peserta dalam program antarpemerintah untuk mencari pekerjaan. Dengan banyaknya kasus seperti ini membuat penyaluran sektor perikanan dihentikan.
Lihat Juga :