Ditanya Kapan Corona Berakhir, Pemerintah Paparkan Fakta Sejarah Pandemi

loading...
Ditanya Kapan Corona Berakhir, Pemerintah Paparkan Fakta Sejarah Pandemi
Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (virus Corona), Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan kapan pandemi Covid-19 berakhir. Foto/Ali Masduki/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (virus Corona), Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan kapan pandemi Covid-19 berakhir dengan fakta sejarah pandemi yang pernah melanda dunia.

(Baca juga: Bertambah 6, Total 839 WNI di Luar Negeri Sembuh dari Covid-19)

"Kapan Covid-19 ini berakhir? Kami perlu jelaskan beberapa pandemi yang pernah ada di dunia memiliki durasi waktu yang berbeda-beda," kata Wiku di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

(Baca juga: Satgas Sebut Obat Covid-19 Tidak Bisa Asal Klaim, Harus Lewati Uji Klinis)



Wiku mengatakan dunia pernah mengenal pandemi sejak lama dimulai tahun 1334 sampai dengan 1350 mengalami pandemi yang disebut Black Death. Pandemi ini disebabkan oleh bubonic plague Inc yang berasal dari binatang yang berlangsung selama 16 tahun dengan 30 sampai 50 juta kematian.

Begitu juga kata Wiku, dunia pernah mengalami pandemi dengan jumlah kematian yang cukup tinggi yaitu yang disebut Spanish Flu H1N1 Influenza A. "Meskipun hanya berlangsung 1 tahun namun mengorbankan 50 sampai dengan 100 juta kematian," ucapnya.

Berikutnya wabah yang disebut The Modern Plague. Penyebabnya sama bubonic plague dengan kurang lebih 10 juta kematian. Dan berlangsung 43 tahun dari 1860 sampai dengan 1903.



"Setelah itu wabah yang jadi berlangsung lebih cepat yaitu berlangsung selama kurang lebih 1-2 tahun. Dan dari sejarah pandemi Global tercatat bahwa lama waktu wabah berlangsung cukup bervariasi tergantung dengan jenis sumber wabah," jelas Wiku.

Wiku menegaskan, belum ada yang bisa memprediksi pandemi Corona akan berakhir. "Covid-19 masih belum dapat diprediksi akan berlangsung sampai kapan. Namun seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan Covid-19, tidak hanya di Indonesia juga di seluruh dunia berusaha keras agar kita semua dapat terlepas dari wabah ini," tegasnya.

Untuk itu dia mengajak kerja sama semua pihak. "Baik kami sebagai pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan. Karena dengan melakukan protokol kesehatan yang disiplin tidak hanya melindungi Anda, tetapi juga melindungi orang lain," ujarnya.
(maf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top