Klarifikasi Dualisme di Tubuh PPP, Djan Minta Sabar Tunggu Putusan MA

Kamis, 20 Juli 2017 - 20:54 WIB
Klarifikasi Dualisme...
Klarifikasi Dualisme di Tubuh PPP, Djan Minta Sabar Tunggu Putusan MA
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Jakarta, Djan Faridz, angkat bicara terkait adanya dualisme kepengurusan Djan Faridz dan Romahurmuziy yang sempat berujung kisruh beberapa hari yang lalu. Saat Djan mengklarifikasi hal tersebut, dia sempat mengeluarkan air mata.

"Saya yakin cepat atau lambat, kepastian hukum terhadap persoalan ini clean dan clear, sehingga di dalam kubu PPP dapat bersinergi kembali," katanya dalam konferensi pers di Gedung DPP PPP, Jalan Diponegoro, Kamis (20/7/2017).

Untuk itu, pihaknya meminta agar sabar menunggu keputusan hukum yang kini sedang berproses di Mahkamah Agung. "Mari menunggu proses hukum yang sedang berlangsung di Makamah Agung," ucapnya.

Dia menilai, adanya penyerangan ke Gedung DPP PPP, di Jalan Diponegoro‎ dikarenakan ketidaksinergisan kepengurusan di tubuh partai. Untuk itu, diperlukan waktu menunggu putusan final dari MA. "Masih berproses dengan penuh kesabaran dan menerima putusan tersebut dengan tulus dan berjiwa besar, " pungkasnya.

Karenanya, pihaknya mengimbau kepada semua pihak agar menghormati para petuah-petuah terdahulu dan menjaga jangan sampai timbul hal-hal yang tidak mencerminkan nilai-nilai luhur keislaman.

Sebelummya, ‎sekelompok orang menyerang kantor DPP PPP yang dikuasai kubu Djan Faridz, pada Minggu (16/7/2017). Akibat penyerangan dan pelemparan batu tersebut beberapa kaca gedung retak dan pecah.

Kasus ini pun dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor‎ 1027/K/VII/2017/Restro Jakpus. Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengecek CCTV sebagai bahan penyelidikan.

Sedang, Rabu (19/7/2017) malam sempat beredar informasi akan adanya penyerangan kembali. Namun, hal tersebut tidak terjadi. Meski begitu, kepolisian tetap melakukan penjagaan.
(pur)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved