Mahfud MD soal Syahrul Yasin Limpo: Sekelas Menteri Tidak Mudah juga Menghilang

Rabu, 04 Oktober 2023 - 14:51 WIB
loading...
Mahfud MD soal Syahrul...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD merespons mengenai Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang belum diketahui keberadaannya hingga kini. Foto/Irfan Maulana
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo ( SYL ) belum diketahui keberadaannya hingga kini setelah melakukan kunjungan kerja di Spanyol. Dia pun hilang kontak setelah dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa sekelas menteri tidak mudah menghilang. Mahfud berharap SYL segera ditemukan.

"Mudah-mudahan segera ketemu. Kan orang sekelas menteri tidak mudah juga menghilang gitu ya. Kalau menghilang dalam arti menghindari aparat atau lari saya kira tidak mudah," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2023).

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Disebut Pulang ke Tanah Air Besok, Disuruh Menghadap Surya Paloh



Mahfud menuturkan bahwa pemerintah bisa membantu KPK apabila kesulitan melakukan pengusutan, seperti barang-barang yang dirampas atau diduga dimusnahkan. Namun, kalau untuk mencari keberadaan SYL, Mahfud melihat KPK sudah memiliki langkah-langkah.

"Tetapi soal dia ada di mana sekarang kita tidak tahu juga. Menurut saya KPK tahu caranya atau langkah-langkah apa yang harus ditempuh," ucapnya.

Mahfud pun mengaku masih bertanya keberadaan SYL. "Terakhirnya kita bertanya semua, itu kabar terakhirnya, kita bertanya, di mana dia," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan tiba di Indonesia dari luar negeri pada Minggu, 1 Oktober 2023. Syahrul Yasin Limpo dikabarkan sempat berada di Roma, Italia dalam rangka menghadiri Konferensi Global tentang Peternakan Berkelanjutan Transformasi.

Rencana kedatangan Syahrul Yasin Limpo di Indonesia merujuk surat yang diterbitkan oleh Angkasa Pura II dengan nomor 142/OIC/09/03/SI-VIP/2023 tentang penggunaan ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta. Surat itu ditandatangani oleh Officer In Charge Samsul Sutanto.

Dalam surat terbitan Angkasa Pura II yang dikantongi MNC Portal Indonesia, Syahrul Yasin Limpo terjadwal tiba di Indonesia menumpangi maskapai Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 956. Qatar Airways dengan nomor QR 956 dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.25 WIB.

MNC Portal Indonesia sudah sempat menunggu kedatangan Syahrul Yasin Limpo di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu, 1 Oktober 2023. Namun, hasilnya nihil. Syahrul Yasin Limpo tidak tampak ada di manifes maskapai Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 956.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan tidak kunjung terlihat di Bandara Soekarno-Hatta hingga malam hari. Padahal, maskapai Qatar Airways QR 956 telah mendarat sejak pukul 14.56 WIB di Bandara Soekarno-Hatta. Di ruang VIP juga tidak ada catatan kehadiran Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Diberitakan sebelumnya, Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni memastikan Syahrul Yasin Limpo tak menghilang untuk hindari kasus hukum di Indonesia. Menurutnya, kondisi Syahrul sedang tidak baik. "Karena ada problem prostatnya, jadi pengobatan dahulu," kata Sahroni saat dihubungi wartawan, Selasa (3/10/2023).

Namun, Sahroni mengaku tak mengetahui di mana Syahrul dirawat. "Say enggak tau dirawat di mana, cuman dapat informasi saja karena prostatnya masalah akhirnya dia nggak pegang komunikasi," tuturnya.

Kendati demikian, kata Sahroni, Syahrul Yasin Limpo akan kembali ke Tanah Air pada Kamis, 5 Oktober 2023. Hal itu sesuai perintah Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Tapi udah terkomunikasi, dikasih tahu bahwa tanggal 5 dia kembali. Dan ketua umum udah memerintahkan untuk segera kembali dan menghadap ketua umum," kata Sahroni.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Berita Terkini
Roy Suryo Siapkan Rekaman...
Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Infografis
Mahfud MD: Wacana Kabinet...
Mahfud MD: Wacana Kabinet Diisi 40 Menteri Tidak Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved