Orasi Ilmiah di UTAR Malaysia, Megawati Paparkan Transformasi Sosial Bangsa Indonesia
Senin, 02 Oktober 2023 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Pandangan itu dibuktikan melalui penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika Tahun 1955 di Bandung; Gerakan Non-Blok 1961 di Beograd, juga Pidato Bung Karno di PBB pada 1960 yang dikenal dengan “To Build the World Anew”.
“Keseluruhan dokumen yang berkaitan dengan tiga momen bersejarah tersebut kini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Memory of the World,” katanya.
Peristiwa itu, kata Mega, menggambarkan transformasi sosial bangsa Indonesia juga memiliki dimensi eksternal berupa tanggung jawab terhadap masa depan dunia yang lebih damai, makmur, berkeadilan, dan berkelanjutan.
"Artinya, Bangsa Indonesia pun menjadi Taman Sari Dunia dengan politik luar negeri bebas aktif. Namun dimensi eksternal ini tidak akan optimum selama dimensi internalnya belum sempurna dilakukan," ucap Megawati.
Dengan begitu, lanjut Megawati, transformasi sosial bangsa Indonesia tak hanya memikirkan diri sendiri. Bangsa Indonesia, sambungnya, tidak hanya sekedar melakukan social engineering untuk melepaskan berbagai hambatan kemajuan.
“Keseluruhan dokumen yang berkaitan dengan tiga momen bersejarah tersebut kini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Memory of the World,” katanya.
Peristiwa itu, kata Mega, menggambarkan transformasi sosial bangsa Indonesia juga memiliki dimensi eksternal berupa tanggung jawab terhadap masa depan dunia yang lebih damai, makmur, berkeadilan, dan berkelanjutan.
"Artinya, Bangsa Indonesia pun menjadi Taman Sari Dunia dengan politik luar negeri bebas aktif. Namun dimensi eksternal ini tidak akan optimum selama dimensi internalnya belum sempurna dilakukan," ucap Megawati.
Dengan begitu, lanjut Megawati, transformasi sosial bangsa Indonesia tak hanya memikirkan diri sendiri. Bangsa Indonesia, sambungnya, tidak hanya sekedar melakukan social engineering untuk melepaskan berbagai hambatan kemajuan.
Lihat Juga :