Penuhi Keinginan Rakyat, Ganjar Pranowo Presiden 2024 Ingin Menguatkan KPK
Sabtu, 30 September 2023 - 15:21 WIB
loading...
Bacapres Ganjar Pranowo akan memenuhi keinginan masyarakat memperkuat KPK. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengungkapkan, Ganjar Pranowo memenuhi keinginan masyarakat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ganjar Pranowo dengan tegas mengungkapkan KPK harus diperkuat, bukan dibubarkan.
Sikap tersebut menunjukkan Ganjar bukan hanya pengurus partai tapi juga petugas rakyat yang taat. Sebelumnya, Ganjar Pranowo menegaskan akan memperkuat KPK jika terpilih menjadi presiden menggantikan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2024. Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat Najwa Shihab menanyakan tanggapannya terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyerukan pembubaran KPK.
Najwa Shihab selaku pembawa acara mempertanyakan apakah Ganjar setuju dengan pernyataan Megawati pada acara “Tiga Bacapres Bicara Gagasan”.
Baca juga: Puan: Mahfud MD dan Khofifah Masuk Radar Cawapres Ganjar untuk Amankan Suara di Jatim
Ganjar terlebih dahulu memaparkan data-data penegakan hukum yang sebelumnya ia sampaikan dalam slide paparan idenya. Ia menilai, beberapa tantangan yang dihadapi adalah budaya korup (aktor), kebijakan korup (regulasi), sistem atau aturan korup (kelembagaan), dan praktik korup (aktor).
Sikap tersebut menunjukkan Ganjar bukan hanya pengurus partai tapi juga petugas rakyat yang taat. Sebelumnya, Ganjar Pranowo menegaskan akan memperkuat KPK jika terpilih menjadi presiden menggantikan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2024. Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat Najwa Shihab menanyakan tanggapannya terhadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyerukan pembubaran KPK.
Najwa Shihab selaku pembawa acara mempertanyakan apakah Ganjar setuju dengan pernyataan Megawati pada acara “Tiga Bacapres Bicara Gagasan”.
Baca juga: Puan: Mahfud MD dan Khofifah Masuk Radar Cawapres Ganjar untuk Amankan Suara di Jatim
Ganjar terlebih dahulu memaparkan data-data penegakan hukum yang sebelumnya ia sampaikan dalam slide paparan idenya. Ia menilai, beberapa tantangan yang dihadapi adalah budaya korup (aktor), kebijakan korup (regulasi), sistem atau aturan korup (kelembagaan), dan praktik korup (aktor).
Lihat Juga :