Pengamat Sebut Tujuh Program Ganjar Jadi Landasan Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 21 September 2023 - 21:49 WIB
loading...
Pengamat Sebut Tujuh...
Tujuh program priroritas Ganjar Pranowo dinilai dapat membawa Indonesia menjadi negara maju dan adidaya. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing meyakini tujuh program priroritas yang dimiliki bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo dapat membawa Indonesia menjadi negara adidaya.

Menurut dia, untuk mencapai Indonesia Emas 2045, diperlukan landasan atau pondasi yang kuat sehingga tujuh program Ganjar itu sangat pas dijadikan landasan tersebut. "Tujuh program tersebut merupakan jawaban kalau mau masuk ke Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara adidaya," kata Emrus di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Dia mengatakan, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, tujuh program Ganjar itu bisa dijadikan landasan menuju target tersebut dan mewujudkan Indonesia menjadi negara adidaya. Karena menurut dia, tujuh program tersebut dapat membangun semua sektor di Indonesia. "Lima tahun Ganjar ketika jadi presiden menjadi landasan mewujudkan Indonesia Emas 2045, sehingga tahun berikutnya bisa melanjutkan target sehingga 2045 Indonesia menjadi negara adidaya," katanya.

Baca juga: Sosok Ganjar di Mata Relawan: Perhatian dan Peduli Rakyat Kecil

Dia menilai peluang Indonesia menjadi negara adidaya sangat besar karena memiliki sumber daya manusia yang tidak kalah dengan negara lain. Selain itu, Indonesia memiliki kekayaan alam yang belum banyak dikelola. "Misalnya di laut, kekayaan maritim kita sangat melimpah. Lalu tambang kita sangat mendukung," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Komdigi Siapkan Roadmap...
Komdigi Siapkan Roadmap AI, Pesantren Didorong Jadi Jangkar Moral Sosial
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Prabowo ke Seluruh Ketua...
Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Harus Cinta Tanah Air
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Bukan Lagi Negara Adikuasa,...
Bukan Lagi Negara Adikuasa, 250 Diplomat AS Dipecat
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved