Soal Bentrokan di Rempang Batam, Mahfud MD Minta Aparat Perhatikan HAM
Jum'at, 08 September 2023 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mabes Polri Klaim Pelajar Pingsan saat Bentrokan di Rempang Batam Hoaks
Kemudian, kata Mahfud, setelah diluruskan sesuai dengan aturan yang berlaku, bahwa tanah tersebut masih menjadi hak karena investor akan masuk. "Nah proses pengosongan tanah ini lah yang sekarang menjadi sumber keributan, bukan hak atas tanahnya, bukan hak gunanya, bukan hak usahanya, tapi karena itu proses itu sudah lama, sudah belasan tahun di situ," katanya.
"Tiba-tiba harus pergi meskipun menurut hukum kan tidak boleh karena itu ada haknya orang kecuali lewat dalam waktu tertentu lebih dari 20 tahun," sambungnya.
Diketahui, ribuan warga Pulau Rempang terlibat bentrok dengan aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Batam saat berupaya menghadang tim terpadu yang hendak melakukan pengukuran lahan di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (7/9/2023).
Bentrokan dipicu oleh upaya relokasi warga di Pulau Rempang, dan Pulau Galang oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Kemudian, kata Mahfud, setelah diluruskan sesuai dengan aturan yang berlaku, bahwa tanah tersebut masih menjadi hak karena investor akan masuk. "Nah proses pengosongan tanah ini lah yang sekarang menjadi sumber keributan, bukan hak atas tanahnya, bukan hak gunanya, bukan hak usahanya, tapi karena itu proses itu sudah lama, sudah belasan tahun di situ," katanya.
"Tiba-tiba harus pergi meskipun menurut hukum kan tidak boleh karena itu ada haknya orang kecuali lewat dalam waktu tertentu lebih dari 20 tahun," sambungnya.
Diketahui, ribuan warga Pulau Rempang terlibat bentrok dengan aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Batam saat berupaya menghadang tim terpadu yang hendak melakukan pengukuran lahan di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (7/9/2023).
Bentrokan dipicu oleh upaya relokasi warga di Pulau Rempang, dan Pulau Galang oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.
(rca)
Lihat Juga :