Lab Teater Ciputat Pentaskan 'Mata Air Mata' di Jepang
Minggu, 03 September 2023 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Tuamata ingin melawan untuk terakhir kalinya dengan cara menggali sumber mata air tua yang sudah rusak dan kering.
Isu-isu penting tentang keserakahan dan kerakusan manusia, idealisme tentang keseimbangan alam, hingga renungan manusia dan kemanusiaan sebagai pemimpin sekaligus penguasa alam merupakan kepingan topik yang tersebar dalam teks-teks dan adegan Mata Air Mata.
Karya tersebut ditampilkan dalam vokal bahasa Indonesia disertai takarir dalam bahasa Jepang. Festival itu dihadiri penonton dari berbagai latar belakang negara dan budaya.
Pada 2015, Mata Air Mata pernah dipentaskan LTC dua kali, yakni di Taman Kota Sangga Buana, Jakarta Selatan dan Hutan UNIPA Manokwari, Papua Barat.
Sebelumnya, LTC juga naik panggung untuk membawakan pertunjukan Crossing Text of Danarto and Mishima: Between Mistery and Mystical-Smiling Old Women yang bertolak dari dua naskah asal Indonesia dan Jepang, yakni karya Danarto dan karya Yukio Mishima di Tokyo, akhir Juni lalu, yang dibawakan dalam dua bahasa.
Isu-isu penting tentang keserakahan dan kerakusan manusia, idealisme tentang keseimbangan alam, hingga renungan manusia dan kemanusiaan sebagai pemimpin sekaligus penguasa alam merupakan kepingan topik yang tersebar dalam teks-teks dan adegan Mata Air Mata.
Karya tersebut ditampilkan dalam vokal bahasa Indonesia disertai takarir dalam bahasa Jepang. Festival itu dihadiri penonton dari berbagai latar belakang negara dan budaya.
Pada 2015, Mata Air Mata pernah dipentaskan LTC dua kali, yakni di Taman Kota Sangga Buana, Jakarta Selatan dan Hutan UNIPA Manokwari, Papua Barat.
Sebelumnya, LTC juga naik panggung untuk membawakan pertunjukan Crossing Text of Danarto and Mishima: Between Mistery and Mystical-Smiling Old Women yang bertolak dari dua naskah asal Indonesia dan Jepang, yakni karya Danarto dan karya Yukio Mishima di Tokyo, akhir Juni lalu, yang dibawakan dalam dua bahasa.
(abd)
Lihat Juga :