alexa snippet

Sengkarut Seleksi Penyelenggara Pemilu

Keempat, ini akan jadi citra sangat buruk bagi perjalanan pemilu dan demokrasi Indonesia di mata dunia internasional. Indonesia sebagai raksasa demokrasi yang berhasil menyelenggarakan pemilu satu hari terbesar di dunia secara relatif jujur, adil, dan demokratis harus melangkah mundur karena terlambat membentuk penyelenggara pemilu disebabkan hal-hal yang tak jelas. Sungguh ini bukan pilihan.

Mestinya berbagai konsekuensi buruk itu tak perlu kita alami. Sebab sejatinya tak ada alasan kuat menunda proses seleksi. Lagi-lagi UU No 15/2011 tegas memerintahkan pemilihan harus dilakukan DPR paling lambat 30 hari kerja sejak menerima nama-nama dari presiden. Tentu DPR tak mau melanggar ketentuan yang terang benderang ini.

Sementara Perpu tak bisa jadi pilihan sebab tak ada hal ihwal kegentingan memaksa sebagai dasar Presiden menerbitkan Perpu. Semua proses seleksi sudah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada.

Sengkarut seleksi mestinya tak perlu terjadi, kalau semua pihak punya iktikad baik menjaga kualitas dan mutu demokrasi. Untuk itu, kita masih menyisakan kepercayaan bahwa para wakil rakyat di DPR akan taat aturan dan menjaga amanahnya. Semoga!



(poe)
halaman ke-3 dari 3
loading gif
Top