PKB Klaim Anies-Cak Imin Dapat Restu Kiai Sepuh NU, Ketum PBNU: Sama Sekali Tidak Benar
Sabtu, 02 September 2023 - 16:22 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU Gus Yahya dan jajarannya saat jumpa pers di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023). Foto: iNews Media/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya membantah klaiman Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) perihal dukungan kiai sepuh NU kepada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Gus Yahya menegaskan perbincangan kiai NU mendukung Anies-Cak Imin tidak pernah terjadi di PBNU.
"Kalau ada klaim bahwa kiai-kiai PBNU merestui, itu sama sekali tidak benar, karena tidak pernah ada pembicaraan di dalam PBNU mengenai calon (presiden) sama sekali," kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023).
Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Kenalkan Cak Imin Jadi Bacawapres di Pilpres 2024
Gus Yahya mengatakan, hingga kini tidak ada pembahasan tersebut lantaran pilpres merupakan di luar ranah PBNU. Untuk itu, ia tak mau ambil pusing soal pihak-pihak yang mengklaim NU untuk kepentingan politik praktis.
"Selama ini tidak pernah ada pembicaraan di PBNU tentang calon-calon presiden, karena itu di luar domain kami sebagai organisasi keagamaan kemasyarakatan, yaitu (urusan pilpres) domain parpol silakan, dan silakan berjuang untuk mendapatkan kepercayaan rakyat," tandasnya.
Baca Juga: NU-Muhammadiyah Tolak Kampanye di Kampus, Wapres juga Khawatir
Gus Yahya juga menegaskan tidak ada capres yang sudah menyatakan diri maju sebagai representasi dari PBNU. "Saya tegaskana sekali lagi di sini, tidak ada calon atas nama NU," tandasnya.
"Kalau ada klaim bahwa kiai-kiai PBNU merestui, itu sama sekali tidak benar, karena tidak pernah ada pembicaraan di dalam PBNU mengenai calon (presiden) sama sekali," kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023).
Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Kenalkan Cak Imin Jadi Bacawapres di Pilpres 2024
Gus Yahya mengatakan, hingga kini tidak ada pembahasan tersebut lantaran pilpres merupakan di luar ranah PBNU. Untuk itu, ia tak mau ambil pusing soal pihak-pihak yang mengklaim NU untuk kepentingan politik praktis.
"Selama ini tidak pernah ada pembicaraan di PBNU tentang calon-calon presiden, karena itu di luar domain kami sebagai organisasi keagamaan kemasyarakatan, yaitu (urusan pilpres) domain parpol silakan, dan silakan berjuang untuk mendapatkan kepercayaan rakyat," tandasnya.
Baca Juga: NU-Muhammadiyah Tolak Kampanye di Kampus, Wapres juga Khawatir
Gus Yahya juga menegaskan tidak ada capres yang sudah menyatakan diri maju sebagai representasi dari PBNU. "Saya tegaskana sekali lagi di sini, tidak ada calon atas nama NU," tandasnya.
Lihat Juga :