Partai Perindo: Unity, Kesejahteraan dan Masa Depan Anak Muda
Jum'at, 01 September 2023 - 14:24 WIB
loading...
Secara simbolik gerobak merupakan bentuk konkret dari komitmen Partai Perindo mendorong perwujudan Indonesia sejahtera lewat skema pengembangan sektor UMKM. Foto/Ilustrasi/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ingat gerobak, pasti ingat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Gerobak sudah menjadi brand politik Partai Perindo. Secara simbolik gerobak merupakan bentuk konkret dari komitmen Partai Perindo untuk terus mendorong perwujudan Indonesia yang sejahtera lewat skema pengembangan sektor UMKM.
Pandangan ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Milenial Partai Perindo Sulawesi Tengah, Azman Asgar. Dia berkesempatan menghadiri pelatihan Jubir Partai di Kantor DPP Perindo Jakarta.
"Ada dua hal yang membuat saya kagum pada pidato Ketua Umum DPP Partai Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo saat memberikan sambutan, yakni Unity dan Welfare," kata Azman Siregar, Jumat (1/9/2023).
Dikatakan Azman, dalam diskursus ekonomi politik dua hal ini memang tidak bisa terpisahkan, bangsa dan kesejahteraan. Soal Unity adalah soal Welfare, pun sebaliknya. Kebangsaan (persatuan) tidak bisa dibangun dengan fondasi ekonomi yang timpang.
Baca juga: Gerobak Perindo, Bukti Partai Perindo Peduli Kesejahteraan Masyarakat
Menurutnya, keadilan ekonomi akan memperkokoh apa yang kita sebut dengan Unity. Ketum Hary Tanoesoedibjo paham betul apa yang menjadi dasar kebangsaan di tengah kondisi Indonesia yang sangat majemuk.
Pandangan ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Milenial Partai Perindo Sulawesi Tengah, Azman Asgar. Dia berkesempatan menghadiri pelatihan Jubir Partai di Kantor DPP Perindo Jakarta.
"Ada dua hal yang membuat saya kagum pada pidato Ketua Umum DPP Partai Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo saat memberikan sambutan, yakni Unity dan Welfare," kata Azman Siregar, Jumat (1/9/2023).
Dikatakan Azman, dalam diskursus ekonomi politik dua hal ini memang tidak bisa terpisahkan, bangsa dan kesejahteraan. Soal Unity adalah soal Welfare, pun sebaliknya. Kebangsaan (persatuan) tidak bisa dibangun dengan fondasi ekonomi yang timpang.
Baca juga: Gerobak Perindo, Bukti Partai Perindo Peduli Kesejahteraan Masyarakat
Menurutnya, keadilan ekonomi akan memperkokoh apa yang kita sebut dengan Unity. Ketum Hary Tanoesoedibjo paham betul apa yang menjadi dasar kebangsaan di tengah kondisi Indonesia yang sangat majemuk.
Lihat Juga :