Sosok Letda Silvia Octa, Perempuan Satu-satunya Teknisi Pesawat Tempur di Skatek 042 Lanud Iswahjudi
Kamis, 24 Agustus 2023 - 05:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Profil Marsdya TNI Samsul Rizal, Pilot Jet Tempur F-5 Tiger yang Jabat Dansesko TNI
Meski baru satu bulan mengabdi, Silvia memiliki tekad untuk terus mempelajari sistem pesawat jet tempur milik TNI AU. Untuk memenuhi tekadnya ia pun mengaku akan siap untuk belajar.
“Kalau masalah menguasai itu pasti lama. Jadi perlu latihan juga nggak tahu berapa lamanya. Penguasaan itu biasanya seiring berjalannya waktu,” tukasnya.
![Sosok Letda Silvia Octa, Perempuan Satu-satunya Teknisi Pesawat Tempur di Skatek 042 Lanud Iswahjudi]()
Skatek 042 merupakan pelaksana pemeliharaan pesawat terbang di bawah Komandan Pangkalan TNI AU Iswahyudi. Skatek 042 memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan pemeliharaan alutsista, serta komponen-komponennya.
Selain pemeliharaan, proses upgrade jet tempur jenis F-16 menjadi lebih modern juga dilakukan di Skatek 042 Lanud Iswahjudi. Total terdapat 10 jet tempur jenis F-16 telah dijadwalkan dilakukan proses upgrade, tujuh di antaranya sudah rampung.
Pesawat-pesawat ini diupgrade seiring kebutuhan zaman. Sebab pesawat itu belum dilakukan perubahan sejak datang pada tahun 1989 silam.
Meski baru satu bulan mengabdi, Silvia memiliki tekad untuk terus mempelajari sistem pesawat jet tempur milik TNI AU. Untuk memenuhi tekadnya ia pun mengaku akan siap untuk belajar.
“Kalau masalah menguasai itu pasti lama. Jadi perlu latihan juga nggak tahu berapa lamanya. Penguasaan itu biasanya seiring berjalannya waktu,” tukasnya.

Skatek 042 merupakan pelaksana pemeliharaan pesawat terbang di bawah Komandan Pangkalan TNI AU Iswahyudi. Skatek 042 memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan pemeliharaan alutsista, serta komponen-komponennya.
Selain pemeliharaan, proses upgrade jet tempur jenis F-16 menjadi lebih modern juga dilakukan di Skatek 042 Lanud Iswahjudi. Total terdapat 10 jet tempur jenis F-16 telah dijadwalkan dilakukan proses upgrade, tujuh di antaranya sudah rampung.
Pesawat-pesawat ini diupgrade seiring kebutuhan zaman. Sebab pesawat itu belum dilakukan perubahan sejak datang pada tahun 1989 silam.
Lihat Juga :