Sebut Punya Kedekatan Historis, Jokowi: Kenya Jadi Pintu Masuk ke Afrika
Senin, 21 Agustus 2023 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia, juga ingin meningkatkan investasi di Kenya, terutama di sektor energi. Jokowi pun meminta dukungan agar investasi Pertamina dengan Geothermal Development Company senilai USD1,5 miliar dan dengan Gunma Group dapat segera terealisasi. "Dan diperluas di bidang energi baru terbarukan serta perlunya dibentuk bilateral investment treaty antara kedua negara," kata Jokowi.
Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Kenya, Akan Jalani Pertemuan Bilateral
Lalu juga dibahas mengenai kerja sama antara BPOM kedua negara dan kerja sama antara Bio Farma dan Biovacs bersama Generic Africa Ltd mengenai vaksin dan produk farmasi. "Saya harap dapat diperluas untuk produk obat dan produk farmasi lainnya," kata Jokowi.
Jokowi juga telah menyampaikan komitmen Indonesia melalui Indonesian Aid untuk Kenya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, penanganan bencana. Ke depan, akan terus ditingkatkan khususnya untuk sektor yang menjadi prioritas Kenya.
"Kelima dalam kondisi ketidakpastian global saat ini, sudah saatnya kita memperkokoh kembali spirit Bandung antara negara-negara di global south, sudah saatnya dunia mendengarkan suara, dan kepentingan negara-negara berkembang termasuk hak untuk melakukan lompatan pembangunan," jelasnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Kenya, Akan Jalani Pertemuan Bilateral
Lalu juga dibahas mengenai kerja sama antara BPOM kedua negara dan kerja sama antara Bio Farma dan Biovacs bersama Generic Africa Ltd mengenai vaksin dan produk farmasi. "Saya harap dapat diperluas untuk produk obat dan produk farmasi lainnya," kata Jokowi.
Jokowi juga telah menyampaikan komitmen Indonesia melalui Indonesian Aid untuk Kenya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, penanganan bencana. Ke depan, akan terus ditingkatkan khususnya untuk sektor yang menjadi prioritas Kenya.
"Kelima dalam kondisi ketidakpastian global saat ini, sudah saatnya kita memperkokoh kembali spirit Bandung antara negara-negara di global south, sudah saatnya dunia mendengarkan suara, dan kepentingan negara-negara berkembang termasuk hak untuk melakukan lompatan pembangunan," jelasnya.
Lihat Juga :