alexametrics

Cegah Penularan Covid-19, Masyarakat di 5 Provinsi Ini Diimbau Tidak Mudik

loading...
Cegah Penularan Covid-19, Masyarakat di 5 Provinsi Ini Diimbau Tidak Mudik
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto/BNPB
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat di lima provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 tertinggi tidak melaksanakan tradisi mudik dalam rangka perayaan Idul Adha.

"Kami ingin menyampaikan update perkembangan kasus harian Covid-19 pada provinsi yang menyumbang kasus cukup besar. Dan ini ada kaitannya dengan aktivitas mudik yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada hari lebaran termasuk perayaan Idul Adha," kata Wiku di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Wiku mengatakan, lima provinsi penyumbang kasus terbesar di Indonesia per 29 Juli adalah DKI Jakarta dengan jumlah 577 kasus, Jawa Timur dengan jumlah 359, Jawa Tengah dengan jumlah 313, Sumatera Utara 241 dan Sulawesi Selatan 128. "Ini adalah daerah-daerah yang kebetulan juga daerah-daerah tujuan mudik. Dan ini adalah kasus dalam satu hari," katanya. (Lihat Juga Infografis: 5 Wilayah di DKI Jakarta Zona Tinggi Risiko Penyebaran Covid-19).

Wiku pun menegaskan agar di lima provinsi ini mempertimbangkan untuk tidak melaksanakan tradisi mudik dalam rangka merayakan Idul Adha. "Jadi perlu menjadi perhatian Saudara-saudara sekalian, dalam rangka menjalankan ibadah perayaan Idul Adha terutama yang akan melakukan mudik, mohon agar dipertimbangkan dan dihindari apabila tidak terlalu perlu. Karena penyumbang kasus besar adalah juga daerah-daerah tujuan dan asal mudik," tegasnya. (Baca juga: Bertambah 2.381 Kasus, Jumlah Positif Corona di Indonesia 104.432 Orang).

(zik)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak