Kehadiran Negara Penting Memberi Ruang bagi Pendidikan Perempuan

Kamis, 17 Agustus 2023 - 17:36 WIB
loading...
Kehadiran Negara Penting...
Presidium Forhati Nasional Wa Ode Nurhayati mengatakan, kehadiran negara penting memberi ruang akselarasi seluasnya bagi pendidikan perempuan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Memasuki usia yang ke-78, Indonesia mempunyai banyak tantangan yang sangat kompleks. Kaum perempuan mempunyai tugas penting untuk melakukan artikulasi perannya dalam mengisi kemerdekaan.

Presidium Forum Alumni Kohati (Forhati) Nasional Wa Ode Nurhayati mengatakan, tidah boleh ada lagi perempuan Indonesia yang mengalami perlakuan berbeda disegala lini. Kehadiran negara penting memberi ruang akselarasi seluasnya bagi pendidikan perempuan.

“Salah satu langkahnya, kementerian terkait mengevaluasi sejauh apa peran anggaran dalam pendampingan jangka panjang dan jangka pendek terhadap perempuan Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” kata, Kamis (17/8/2023).

Menurutnya, kehadiran beberapa tokoh perempuan nasional harus disyukuri tetapi tidak boleh berpuas diri, sebab ruang politik hanya salah satu wadah dari sekian ruang sosial yang harus diisi. Sebagaimana pesan perempuan adalah sebagai tiang negara.

“Kita memang pantas berbangga terhadap prestasi politik perempuan di indonesia. Kita pernah punya presiden perempuan, Ibu Megawati dan hari ini kita punya Ketua DPR dari kalangan perempuan. Meski masih keluarga yang sama, tapi ini telah menjadi tonggak sejarah yang membuat negara luar memandang tangguh perempuan-perempuan Indonesia dalam bidang politik,” terangnya.

Politisi Partai Hanura ini memberikan perhatian khusus agar peran perempuan bisa terbuka. Salah satu dimulai dengan memenuhi afirmasi politik 30% untuk perempuan.

Menurutnya, sejauh ini dalam pentas politik respons aktivis perempuan telah beramai-ramai turun kejalan memperjuangkan kuota 30% perempuan. Namun faktanya mereka enggan mengisi komposisi dalam kuota itu.

“Ada bias antara semangat dan kenyataan. Dari sisi hukum masih banyak perempuan mendapat perlakuan berbeda. Padahal kalau kita semua sama dalam memandang perempuan, bahwa di wajahnya ada gambaran ibu kita, saudara perempuan kita, anak perempuan kita, maka Insyallah tidak akan ada kriminalisasi pada perempuan,” tukasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Pengesahan RUU Properempuan...
Pengesahan RUU Properempuan Dianggap Bukti Peran Perempuan di Parlemen
Gerakan Srikandi Indonesia...
Gerakan Srikandi Indonesia Dideklarasikan, Cita-citakan Perempuan Berdaya Guna
Gelar IMW 2026, Ketua...
Gelar IMW 2026, Ketua PP Fatayat NU: Perempuan Muslim Harus Jadi Arsitek Perubahan
BKI Perkuat Peran Perempuan...
BKI Perkuat Peran Perempuan di Maheswari Sisterhood Day 2026
Kartini Masa Kini: Kisah...
Kartini Masa Kini: Kisah Mpok Ati, Driver Pesan-Antar Makanan Online Bisa Kuliah di Usia 51 Tahun, Sambil Kuliahkan 2 Anaknya
Hari Kartini di Tangsel,...
Hari Kartini di Tangsel, Momentum Mendorong Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Religius
Rekomendasi
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved