Menengok Sapardi: Sastra dan Pendidikan

Senin, 07 Agustus 2023 - 11:55 WIB
loading...
A A A
Adapun mengenai apa itu sastra dan pentingnya sastra, Sapardi memiliki pandangan tersendiri. Baginya, sastra adalah hasil kristalisasi nilai-nilai yang disepakati dan terus-menerus dikembangkan dalam suatu masyarakat. Karena sastra adalah seni bahasa, dibandingkan dengan seni lain, di dalamnya terbayang dengan lebih tegas nilai-nilai yang mengatur kehidupan kita dan selalu kita tinjau kembali.

Dengan menggunakan bahasa sebagai alat, seorang sastrawan berusaha untuk tidak sekadar merekam kehidupan di sekitarnya, tetapi memberikan tanggapan evaluatif terhadapnya. Artinya, karya sastra berusaha untuk menawarkan serangkaian pilihan pengalaman dan penghayatan kehidupan bagi kita sehingga kita tidak terkurung dalam dunia pengalaman dan penghayatan sehari-hari saja.

Sejak zaman Yunani kuno, sastra telah menjadi topik diskusi oleh para filosof. Sebut saja Aristoteles, yang sudah banyak bicara soal sastra dan drama (tragedi). Tetapi mencari definisi apa itu sastra yang definitif dan berlaku universal, rasanya bakal menemui banyak kesulitan. Hingga saat ini saya belum menemukan satu-satunya jawaban tentang “apa itu sastra” yang dianggap paling sahih dan tanpa gugatan.

Sebagai peminat seni amatiran, saya memahami sebuah karya dianggap sastra atau tidak pada masyarakat tertentu, biasanya disesuaikan dengan konvensi yang berlaku pada suatu waktu tertentu dalam masyarakat tertentu pula. Konvensi itu bisa dengan berbagai parameter seperti tekanan pada peran pembaca; peran penulis; atau hubungan karya tersebut dengan kenyataan, dan lain-lain. Maka, sangat mungkin bahwa kriteria dan konvensi sastra yang berlaku di dunia modern tidak tepat jika diterapkan pada sastra konvensional dalam masyarakat tradisional.

Sapardi optimis terhadap kemajuan sastra dan kesenian pada umumnya. Di zaman yang nafsu utamanya adalah kemajuan ekonomi dan kemelimpahan duniawi, ada kecenderungan orang menganggap sepele kesenian. Tapi Sapardi justru berpikiran sebaliknya. “Manusia seperti kita sekarang ini sudah terlanjur tidak akan bisa tahan menghadapi hidup tanpa kesenian. Saya tidak bisa membayangkan kehidupan kita tanpa seni rupa, seni suara, seni kata, dan seni-seni lain. Pakaian, perabotan, rumah, dan kendaraan kita ciptakan berdasarkan prinsip seni rupa; kita tidak akan bisa berkomunikasi dengan baik jika tidak memilki kemampuan menciptakan dan mengapresiasi pepatah, metafora, atau idiom yang ada dalam bahasa kita,” tulisnya.

Bahkan Sapardi tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika selama seminggu (saja) penduduk negeri ini dilarang berseni suara – artinya, tidak ada lagi musik, singsot, rengeng-rengeng, bedhuk, tambur, gitar, piani, dan lain-lain. Mungkin kita semua jadi gila.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Rekomendasi
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved