Kolaborasi Solid Wujudkan Pemecahan Guinness World Records Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia
Minggu, 06 Agustus 2023 - 19:57 WIB
loading...
Indonesia berhasil pecahkan Guinness World Records melalui pergelaran angklung terbesar di dunia yang diikuti 15.110 peserta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu (5/8). (Foto: dok Kemendikbud)
A
A
A
JAKARTA - Indonesia berhasil memecahkan Guinness World Records (GWR) melalui pergelaran angklung terbesar di dunia yang diikuti oleh 15.110 peserta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (5/8). Pergelaran akbar ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Melalui dua lagu medley “Berkibarlah Benderaku” dan “Wind of Change” yang dimainkan selama tujuh menit, seluruh peserta berhasil menyuguhkan harmoni musik yang indah. Sebelum menyampaikan pengumuman hasilnya, penilai resmi dari GWR, Sonia Ushirogochi mengapresiasi pergelaran tersebut karena berhasil menyuguhkan harmoni dari instrumen musik angklung yang indah dan hasil kerja tim yang luar biasa.
Saat pengumuman, Sonia mengonfirmasi bahwa pemecahan rekor tersebut berhasil dilakukan dengan jumlah peserta 15.110 orang. Rekor dunia untuk pergelaran angklung terbesar sebelumnya tercipta di Monumen Washington, Washington D.C., Amerika Serikat pada 9 Juli 2011 dengan melibatkan 5.182 peserta.
"Per bulan lalu, Indonesia memiliki 124 Guinness World Records. Jakarta punya 13 rekor. Saya dapat pastikan bahwa dengan 15.110 peserta, Anda (Indonesia) telah mencapai pemecahan rekor," ujar Sonia Ushirogochi saat membacakan hasil penilaian yang disambut riuh tepuk tangan seisi stadion.
Ketua panitia, Tri Tito Karnavian yang merupakan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) menjelaskan bahwa pergelaran ini adalah prakarsa langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk melestarikan alat musik angklung dan mendukung para seniman yang sempat terdampak saat pandemi. “Upaya ini bukanlah hal yang mudah, ini adalah perjuangan dari seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan hari ini adalah hadiah untuk ulang tahun Republik Indonesia ke-78,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Franka Makarim yang mempersiapkan peserta hingga mampu menyuguhkan harmoni yang merdu. “Pergelaran ini dipersiapkan dengan serius sejak Oktober 2022 dengan pelibatan berbagai pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan semangatnya untuk keberhasilan ini,” tutur Franka.
Melalui dua lagu medley “Berkibarlah Benderaku” dan “Wind of Change” yang dimainkan selama tujuh menit, seluruh peserta berhasil menyuguhkan harmoni musik yang indah. Sebelum menyampaikan pengumuman hasilnya, penilai resmi dari GWR, Sonia Ushirogochi mengapresiasi pergelaran tersebut karena berhasil menyuguhkan harmoni dari instrumen musik angklung yang indah dan hasil kerja tim yang luar biasa.
Saat pengumuman, Sonia mengonfirmasi bahwa pemecahan rekor tersebut berhasil dilakukan dengan jumlah peserta 15.110 orang. Rekor dunia untuk pergelaran angklung terbesar sebelumnya tercipta di Monumen Washington, Washington D.C., Amerika Serikat pada 9 Juli 2011 dengan melibatkan 5.182 peserta.
"Per bulan lalu, Indonesia memiliki 124 Guinness World Records. Jakarta punya 13 rekor. Saya dapat pastikan bahwa dengan 15.110 peserta, Anda (Indonesia) telah mencapai pemecahan rekor," ujar Sonia Ushirogochi saat membacakan hasil penilaian yang disambut riuh tepuk tangan seisi stadion.
Ketua panitia, Tri Tito Karnavian yang merupakan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) menjelaskan bahwa pergelaran ini adalah prakarsa langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk melestarikan alat musik angklung dan mendukung para seniman yang sempat terdampak saat pandemi. “Upaya ini bukanlah hal yang mudah, ini adalah perjuangan dari seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan hari ini adalah hadiah untuk ulang tahun Republik Indonesia ke-78,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Franka Makarim yang mempersiapkan peserta hingga mampu menyuguhkan harmoni yang merdu. “Pergelaran ini dipersiapkan dengan serius sejak Oktober 2022 dengan pelibatan berbagai pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan semangatnya untuk keberhasilan ini,” tutur Franka.
Lihat Juga :