Wapres Dukung Revisi UU Peradilan Militer

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 12:03 WIB
loading...
Wapres Dukung Revisi...
Wapres KH Ma’ruf Amin menyebut revisi UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi keniscayaan. Foto/SINDOnews
A A A
KALIMANTAN - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyebut revisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi keniscayaan. Hal ini merespons sejumlah pihak yang mendorong agar segera dilakukan revisi UU Peradilan Militer karena khawatir ketentuan di dalamnya membuat anggota TNI berpotensi lolos jerat hukum pidana.

Seperti halnya dalam kasus penetapan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI Purn Henri Alfiandi sebagai tersangka kasus dugaan suap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi saya kira tentang revisi Undang-undang, itu biasanya memang kalau revisi menjadi biasa lah dalam waktu sekian lama biasanya setelah pelaksanaan itu ada hal-hal yang dirasa perlu direvisi,” ungkap Wapres seusai menghadiri acara di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (4/8/2023).

Baca juga: Mahfud MD Setuju UU Peradilan Militer Perlu Direvisi

Menurut Wapres, UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer ini perlu disempurnakan sesuai dengan tuntutan keadaan. “Saya kira UU 31 itu saya kira akan mengalami hal yang sama, ada hal-hal yang perlu disempurnakan di lebih sesuai dengan tuntutan keadaan. Maka itu Saya kira sesuatu yang menjadi keniscayaan lah untuk dilakukan revisi itu,” tegasnya.

Wapres pun setuju dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bahwa revisi UU ini tepat dilakukan. Apalagi, revisi UU ini sudah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) di DPR RI. “Karena itu pernyataan Pak Mahfud saya kira tepat dan ini sudah masuk di Prolegnas saya kira silakan terus berjalan sesuai aspirasi yang muncul dan tentu Undang-undang itu lebih baik bisa merespons tuntutan yang terjadi,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Serka Nasir Peragakan...
Serka Nasir Peragakan Cara Melilit Handuk ke Kacab Bank di Pengadilan Militer
Rekomendasi
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved