Ratusan Biota Air yang Terancam Punah Belum Punya Regulasi

Rabu, 29 Juli 2020 - 11:33 WIB
loading...
A A A
KKP, lanjut Andi, menargetkan dua spesies sidat untuk usaha pembesaran karena mempunyai nilai ekonomi tinggi, yaitu anguilla bicolor dan anguilla marmorata. “Benih anguilla bicolor diperoleh dari pesisir selatan Jawa, sedangkan benih anguilla marmorata banyak diambil dari perairan Sulawesi,” ungkapnya.

(Baca: Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan Kapal Tangkapan, Susi Tepuk Tangan)

Meskipun begitu, ikat sidat bukanlah satu-satunya biota perairan yang terancam punah. Hasil kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebutkan ada 308 jenis ikan dan biota air yang terancam punah. KKP, sendiri telah menindaklanjuti sebagian di antaranya.

"Sebelumnya sudah ada beberapa jenis ikan atau biota perairan yang telah mendapat status perlindungan dari KKP, yaitu hiu paus, parimanta, ikan terubuk, napoleon, dan bambu laut," ujar Kasubdit Perlindungan dan Pelestarian Jenis Ikan Pingkan K Roeroe.

Suwardi, Kasi Perlindungan Jenis menjelaskan masih banyak biota perairan yang terancam punah dan belum memiliki regulasi perlindungan atau pengaturan pemanfaatan. "Dari 308 spesies akuatik terancam punah sebagaimana direkomendasikan LIPI untuk memperoleh prioritas perlindungan, lebih dari separohnya belum memiliki regulasi pengaturan,” ujar Suwardi.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Pemakaman Jenazah 3...
Pemakaman Jenazah 3 Korban Jatuhnya Pesawat ATR, Wamen: Syuhada Penjaga Sumber Daya Kelautan
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Rekomendasi
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Berita Terkini
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved