Akan Timbulkan Kerumunan Massa, Cegah Kluster Baru saat Idul Adha
Rabu, 29 Juli 2020 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan sampai tujuan mulia kita melaksanakan ibadah kurban, tetapi berdampak kepada ke-mafsadat-an, terjadi potensi penularan. Ini harus kita cegah secara bersama-sama,” katanya.
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes Riskiyana S Putra juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak saat pemotongan hewan kurban. Selain itu, distribusi daging juga diimbau dilakukan oleh panitia dan dikirimkan kepada para penerima agar tidak terjadi kerumunan. Pelaksanaan salat Idul Adha juga menjadi perhatian khusus Kemenkes. (Baca juga: Vaksin Jangan Jadi Ladang Bisnis)
Riskiyana berharap pada saat salat mereka yang datang hanya mereka yang dalam kondisi sehat. Warga diminta membawa alat kesehatan sendiri, kemudian mencuci tangan pakai sabun, dan mengenakan masker. Dia mengingatkan perayaan Idul Adha akan jatuh pada akhir pekan sehingga diperkirakan akan ada arus mudik. Kemenkes, kata Riskiyana, telah menyebarkan panduan lewat online maupun offline baik organisasi kemasyarakatan.
Ketua Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, di tempat, daerah, atau wilayah yang secara faktual kategori zona hijau Covid-19 , salat Idul Adha dilaksanakan sebaiknya di tempat lazimnya. Bisa di masjid, surau, gedung perkantoran, atau tanah lapang.
“Meskipun demikian, tetap harus mengenakan masker, jaga jarak, dan lain-lain sesuai protokol kesehatan. Diharapkan juga membawa alas salat sendiri berupa sajadah dan sejenisnya,” tutur Robikin dalam keterangan tertulis kemarin. (Lihat videonya: Mengaku Bisa Gandakan Uang Triliunan, Seorang Dukun di Malang Diciduk Polisi)
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes Riskiyana S Putra juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak saat pemotongan hewan kurban. Selain itu, distribusi daging juga diimbau dilakukan oleh panitia dan dikirimkan kepada para penerima agar tidak terjadi kerumunan. Pelaksanaan salat Idul Adha juga menjadi perhatian khusus Kemenkes. (Baca juga: Vaksin Jangan Jadi Ladang Bisnis)
Riskiyana berharap pada saat salat mereka yang datang hanya mereka yang dalam kondisi sehat. Warga diminta membawa alat kesehatan sendiri, kemudian mencuci tangan pakai sabun, dan mengenakan masker. Dia mengingatkan perayaan Idul Adha akan jatuh pada akhir pekan sehingga diperkirakan akan ada arus mudik. Kemenkes, kata Riskiyana, telah menyebarkan panduan lewat online maupun offline baik organisasi kemasyarakatan.
Ketua Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, di tempat, daerah, atau wilayah yang secara faktual kategori zona hijau Covid-19 , salat Idul Adha dilaksanakan sebaiknya di tempat lazimnya. Bisa di masjid, surau, gedung perkantoran, atau tanah lapang.
“Meskipun demikian, tetap harus mengenakan masker, jaga jarak, dan lain-lain sesuai protokol kesehatan. Diharapkan juga membawa alas salat sendiri berupa sajadah dan sejenisnya,” tutur Robikin dalam keterangan tertulis kemarin. (Lihat videonya: Mengaku Bisa Gandakan Uang Triliunan, Seorang Dukun di Malang Diciduk Polisi)
Lihat Juga :