Pemerintah Tertibkan Peredaran Benih Kelapa Sawit Online
Sabtu, 29 Juli 2023 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
“Kegiatan ini pengawasan dan penertiban akan terus dilakukan selama penjualan kecambah illegal masih berlangsung melalui marketplace,” kata Gunawan di sela Pertemuan Koordinasi Pemantapan Penyediaan dan Pengawasan Peredaran Benih Kelapa Sawit.
baca juga: Banyak Pemalsuan, 150 Ribu Bibit Sawit Berteknologi Dibeli Petani
Menurut Gunawan, kini sudah ada aplikasi babebun PSR yang dikembangkan untuk membangun transparansi dan ketelusuran benih untuk program peremajaan. Di mana proses penyediaan benih mulai dari kecambah, pembesaran, penyaluran dapat dipantau. Sementara penyedia benih yang dapat masuk ke dalam aplikasi adalah yang memiliki keahlian yang dibuktikan dari sertifikat kompetensi, memiliki pengalaman menangkar dan menjadi mitra dari produsen kecambah.
“Saat ini sudah ada 6 koperasi perserta PSR yang telah mendapatkan rekomendasi teknis yang melakukan pemesanan bibit melalui aplikasi dengan kebutuhan bibit 60 ribu batang. Selain itu jumlah penangkar yang akan masih dalam aplikasi juga akan meningkat karena sejumlah produsen pembesaran tengah meng-apply ke dalam Babebun-PSR”, jelas Gunawan.
Dengan adanya aplikasi ini, maka penangkar yang bisa menyediakan benih akan terseleksi. Lalu petani melakukan pemesanan berdasarkan jarak dan potensi ketersediaan. Serta proses penyediaannya akan terkontrol melalui babebun.
baca juga: Banyak Pemalsuan, 150 Ribu Bibit Sawit Berteknologi Dibeli Petani
Menurut Gunawan, kini sudah ada aplikasi babebun PSR yang dikembangkan untuk membangun transparansi dan ketelusuran benih untuk program peremajaan. Di mana proses penyediaan benih mulai dari kecambah, pembesaran, penyaluran dapat dipantau. Sementara penyedia benih yang dapat masuk ke dalam aplikasi adalah yang memiliki keahlian yang dibuktikan dari sertifikat kompetensi, memiliki pengalaman menangkar dan menjadi mitra dari produsen kecambah.
“Saat ini sudah ada 6 koperasi perserta PSR yang telah mendapatkan rekomendasi teknis yang melakukan pemesanan bibit melalui aplikasi dengan kebutuhan bibit 60 ribu batang. Selain itu jumlah penangkar yang akan masih dalam aplikasi juga akan meningkat karena sejumlah produsen pembesaran tengah meng-apply ke dalam Babebun-PSR”, jelas Gunawan.
Dengan adanya aplikasi ini, maka penangkar yang bisa menyediakan benih akan terseleksi. Lalu petani melakukan pemesanan berdasarkan jarak dan potensi ketersediaan. Serta proses penyediaannya akan terkontrol melalui babebun.
Lihat Juga :