Sinergitas TNI-Polri Jaga Stabilitas Keamanan Kunci Membangun SDM Unggul

Selasa, 28 Juli 2020 - 20:56 WIB
loading...
Sinergitas TNI-Polri...
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan, integrasi TNI-Polri dan komponen bangsa lainnay dalam menjaga stabilitas keamanan nasional menjadi kunci pembangunan SDM unggul. Foto/ist
A A A
BANDUNG - Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan masyarakat sejahtera sulit diwujudkan tanpa adanya stabilitas keamanan nasional .

Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan, berdasarkan data World Bank, saat ini Indonesia menempati posisi ke-87 dari 157 negara dalam Indeks Sumber Daya Manusia (Human Capital Index) 2018. Di tahun yang sama, Bussiness World juga memaparkan peringkat daya saing SDM Indonesia yang berada di ranking 45 dari 63 negara. Peringkat ini masih kalah dari dua negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia yang masing-masing berada di peringkat 13 dan 22. (Baca juga: Susaningtyas: Perpres 73/2020 Tak Bertentangan dengan UU Intelijen)

”Pembangunan SDM menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan global yang membawa konsekuensi semakin ketatnya persaingan di tengah ketidakpastian. Untuk itu, langkah strategis pembangunan SDM unggul sudah selayaknya mendapatkan dukung penuh dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI-Polri,” ujar Nuning sapaan akrab Susaningtyas Kertopati saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan Ke-57 dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Tahun 2020 di Graha Widya Dirgantara, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Lembang, Bandung. Selasa (28/07/2020).

Mantan anggota Komisi I DPR ini menyebut, ada tiga program utama untuk membangun SDM yang unggul di antaranya, memperkuat layanan dasar dan perlindungan sosial melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, kualitas anak, perempuan, dan pemuda, serta tata kelola penduduk. Kedua, meningkatkan produktivitas melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, pendidikan tinggi, Iptek-inovasi, dan prestasi olahraga. Sedangkan yang ketiga yakni, pembangunan karakter melalui pendidikan, pemahaman dan pengamalan agama, pendidikan kewarganegaraan, dan penguatan keluarga. (Baca juga: TNI-Polri Siap Kawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju)

”Pembangunan SDM yang unggul dan kesejahteraan masyarakat sulit terwujud tanpa adanya stabilitas keamanan nasional. Untuk itu, optimalisasi integrasi TNI-Polri bersama komponen bangsa lainnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional merupakan kunci keberhasilan program pembangunan SDM yang unggul, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Upaya integrasi TNI-Polri, kata Nuning, harus mendapat dukungan dari masyarakat sipil, di tingkat pusat dan daerah. Termasuk regulasi dan peraturan perundang-undangan. Ada tiga tingkatan untuk mengoptimalisasi integrasi TNI-Polri. Pertama, tingkat strategis yakni, membahas turunan produk perundang-undangan pertahanan militer dan nirmiliter untuk memberikan maupun melengkapi peraturan perundang-undangan yang sudah ada, baik itu di TNI, Polri dan komponen bangsa lainnya.

Kedua, tingkat organisasi menyangkut pengembangan koordinasi, kerja sama serta komunikasi antara TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya seperti dengan meningkatkan kembali pemahaman jiwa korsa dan aplikasinya. Sehingga solidaritas yang bersifat fanatisme yang salah dapat ditinggalkan. ”Meningkatkan dan memperbaiki koordinasi inter dan antar institusi. Meningkatkan intensitas latihan bersama dalam menghadapi operasi gabungan untuk bencana alam, Covid-19, ataupun separatism,” ucapnya.

Pada level ini, perlibatan Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai representasi organisasi sipil dan koordinator sektor intelijen sangat diperlukan mengingat, intelijen adalah first line of defense dalam kelangsungan hidup suatu negara. ”Untuk itu, penguatan koordinasi antara Intelijen TNI (BAIS), Intelijen Polri (BIK), serta penyelenggara intelijen lainnya seperti kejaksaan, imigrasi dan bea cukai sangat diperlukan untuk mencegah tumbuhnya paham radikalisme, baik dalam dan luar negeri, yang dapat mengganggu program pembangunan nasional,” katanya.

Terakhir adalah, tingkat program yakni, peningkatan kompetensi, kesejahteraan dan pendidikan di entitas masing-masing. Dengan kapasitas TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya yang semakin baik, maka akan terwujud kemantapan dalam koordinasi dan kerjasama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Rekomendasi
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Berita Terkini
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved