Puan Maharani Ajak Jurkam Pemenangan Ganjar Ciptakan Pemilu Gembira, Damai, dan Penuh Cinta
Selasa, 18 Juli 2023 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Permintaan itu didasari atas makna pemilihan tanggal pencoblosan pada 14 Februari 2024. Ia menjelaskan hari pencoblosan bertepatan dengan hari kasih sayang atau Valentine Day.
“Bukan Hari Valentinenya, (tapi penekanannya itu adalah) hari kasih sayangnya. Saat pencoblosan itu kita saling menyayangi, menghargai, dan menghormati," tutur Puan.
"Yang namanya hak rakyat siapa yang dipilih itulah yang kita harus hormati. Di situlah kita harus menyayangi semua orang yang masuk TPS. Kan, yang masuk TPS itu gratis. Bisa pilih a, b, dan c. Jangan di TPS itu berantam. Bahkan sampai adik, kakak, satu keluarga, saudara, satu grup bisa berantam. Hanya karena beda pilihan,” sambung Puan.
Di sisi lain, Puan juga meminta Jurkam mensosialisasikan Ganjar dengan gaya khas anak muda di daerah masing-masing. Menurut dia, penting juga Jurkam Muda memiliki data dalam berkampanye.
“Kalau kita mau bicara tentang suatu hal, kita harus punya datanya. Kedua berani harus dikonfrontasi kalau kemudian pihak sebelah sana mempertanyakan ini benar atau enggak, kita harus punya data yang tepat,” tutur Puan.
“Bukan Hari Valentinenya, (tapi penekanannya itu adalah) hari kasih sayangnya. Saat pencoblosan itu kita saling menyayangi, menghargai, dan menghormati," tutur Puan.
"Yang namanya hak rakyat siapa yang dipilih itulah yang kita harus hormati. Di situlah kita harus menyayangi semua orang yang masuk TPS. Kan, yang masuk TPS itu gratis. Bisa pilih a, b, dan c. Jangan di TPS itu berantam. Bahkan sampai adik, kakak, satu keluarga, saudara, satu grup bisa berantam. Hanya karena beda pilihan,” sambung Puan.
Di sisi lain, Puan juga meminta Jurkam mensosialisasikan Ganjar dengan gaya khas anak muda di daerah masing-masing. Menurut dia, penting juga Jurkam Muda memiliki data dalam berkampanye.
“Kalau kita mau bicara tentang suatu hal, kita harus punya datanya. Kedua berani harus dikonfrontasi kalau kemudian pihak sebelah sana mempertanyakan ini benar atau enggak, kita harus punya data yang tepat,” tutur Puan.
Lihat Juga :