Internal PAN Munculkan Muhadjir Effendy Jadi Cawapres Alternatif

Selasa, 18 Juli 2023 - 12:05 WIB
loading...
Internal PAN Munculkan...
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy masuk bursa cawapres 2024. Foto/Riyan Rizki Rohali
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengungkap di internal partainya ada nama baru yang muncul sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) pada Pilpres 2024 . Nama alternatif itu adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy .

Menurut Saleh, selama ini PAN memang mendorong beberapa nama seperti Menteri BUMN Erick Thohir untuk dimajukan sebagai cawapres 2024. Belakangan terdapat perkembangan di internal PAN yang mengusulkan agar tokoh Muhammadiyah diusung jadi cawapres.

"Dalam hal ini, Pak Muhadjir karena dikenal sebagai orang berpengalaman, sudah memimpin perguruan tinggi puluhan tahun, pernah jadi Mendikbud, kemudian jadi Menteri PMK, itu dianggap sosok berpengalaman dibanding calon lainnya. Kan Muhadjir memiliki kelebihan," jelas Saleh kepada wartawan, Selasa (18/7/2023).

Munculnya nama Muhadjir di internal PAN, kata Saleh, merupakan hal yang masuk akal. Sebab, di internal PAN banyak kader Muhammadiyah. "Jadi kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia mengeluarkan nama Muhadjir, harapannya Pak Muhadjir menghitung sebagai bagian dari calon wakil presiden," ujarnya.

Menurut Ketua Fraksi PAN di DPR itu, partainya dengan Muhammadiyah memiliki hubungan historis dan ideologis. Sebab, bagaimanapun ide dan gagasan mengenai kelahiran PAN merupakan bagian dari ijtihad politik Muhammadiyah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Dorong JK ke Istana...
PAN Dorong JK ke Istana dan Sampaikan Langsung Kritik di Depan Prabowo
Zulhas Tegaskan PAN...
Zulhas Tegaskan PAN Berkoalisi Sepanjang Masa dengan Gerindra
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
DPW PAN Sumut: Tudingan...
DPW PAN Sumut: Tudingan Terhadap Zulhas sebagai Penyebab Banjir Sumatera Fitnah
Rekomendasi
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved