Sekjen MUI Minta Pemerintah Tegas Larang Pekerja Asing Terutama dari China

Rabu, 29 April 2020 - 15:10 WIB
loading...
Sekjen MUI Minta Pemerintah...
Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas kepada pemerintah untuk bersikap tegas dengan melarang tenaga kerja asing terutama dari China untuk masuk ke Indonesia. Hal ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Menurut Anwar, bangsa ini sedang berusaha dan berjuang memutus mata rantai penularan virus corona yang sudah sangat banyak merugikan bangsa ini. Kehadiran para tenaga kerja asing yang masih bebas keluar masuk negeri ini tentu benar-benar telah menyakitkan hati kita sebagai bangsa

"Dan kalau hal ini terus berlanjut maka tentu akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah menjadi bermasalah dan hal itu tentu jelas tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ini ke depannya," ujar Anwar, Rabu (29/4/2020).

Anwar juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersungguh-sungguh dan bersama-sama untuk mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol kesehatan dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19. Dengan begitu, diharapkan wabah ini segera berakhir. (Baca juga: Perlu Ada Sanksi agar Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan ).

"Sehingga kehidupan masyarakat kita harapkan akan cepat kembali pulih dan normal seperti semula," ujar Anwar.

Maka itu, Anwar mengajak semua pihak untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa dengan menghidupsuburkan sikap tolong-menolong yang selama ini sudah menjadi jati diri kita sebagai bangsa, dengan membantu saudara-saudara yang mengalami kesulitan dan kesusahan yang tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pokoknya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Rekomendasi
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Berita Terkini
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved