Narsisme Politik dan Citra Kota yang Pudar

Sabtu, 08 Juli 2023 - 19:04 WIB
loading...
A A A
Ketidaktegasan pemerintah itu kerap berbenturan dengan kepentingan politik kelompok. Apalagi kepala daerah yang masih terafiliasi dengan partai tertentu. Tentu ini menjadi dilema yang tak jarang membuat pemerintah lamban dalam bertindak. Implikasi berikutnya kemudian memunculkan persepsi ketidakpastian hukum dan standar ganda, karena pemerintah cenderung membiarkan sampah visual ilegal itu tetap eksis. Sementara, disrupsi kepada bisnis yang legal masih tetap terjadi.

Konsep green election, yang seharusnya bisa menghadirkan kampanye yang ramah lingkungan, seolah jauh panggang dari api. Alat-alat peraga kampanye, mayoritas masih menggunakan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan seperti MMT (metromedia technologies) ataupun bahan polimer sintetis. Ini tentu menjadi hal yang memprihatinkan bila tidak ditangani secara serius. Apalagi bila harus berakhir di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) yang ada di kota lain, seperti Bantar Gebang, Bekasi, yang sampahnya banyak bersumber dari Jakarta. Sampah visual yang tak ramah lingkungan itu dapat berakibat negatif pada kota tetangga.

Amrurobbi (2021) dalam Jurnal Adhyasta Pemilu yang diterbitkan Bawaslu menyebutkan sudah seharusnya ada regulasi yang lebih ketat untuk berpihak pada lingkungan hidup agar terhindar dari bencana ekologis. Selain itu, cara-cara kampanye konvensional pun mesti diganti dengan menggunakan new media atau kampanye yang menggunakan material ramah lingkungan, sehingga praktik berdemokrasi kita bisa mewujudkan konsep green election.

Dapat dibayangkan bila kampanye yang legal saja masih menyisakan pekerjaan rumah (PR), bagaimana halnya dengan kampanye ilegal yang menghasilkan sampah visual di mana-mana. Oleh karenanya, narsisme politik yang ada harus diimbangi oleh kesadaran dan etika berpolitik yang tepat. Sebab, egosime elite tertentu bisa berdampak buruk bagi citra kota dan kesehatan warganya.

Selain itu, citra dan kerja keras jajaran pemerintah daerah, jangan sampai menjadi tumbal perhelatan demokrasi yang tak sesuai tempatnya. Coreng-moreng dan umbul-umbul ilegal seolah mengangkangi keindahan kota yang telah dirancang sedemikian rupa sejak lama. Sangat disayangkan, perilaku elite politik yang demikian. Belum menjabat saja sudah bertindak ilegal di depan muka. Akankah kita yakin memilih wakil rakyat dan pemimpin yang demikian? Sebaiknya kita perlu renungkan ulang, agar tak menyesal.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pariwisata Penghasil...
Pariwisata Penghasil Devisa, Prabowo Soroti Kota Kumuh
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Partai Perindo Gelar...
Partai Perindo Gelar FGD Bahas Membangun Desa dan Kota yang Lebih Baik
Buka Rapim TNI, Panglima...
Buka Rapim TNI, Panglima Agus Apresiasi Jajarannya Jaga Situasi Kondusif Pemilu 2024
Elon Musk Berencana...
Elon Musk Berencana Bangun Kota di Bulan yang Tumbuh Sendiri
Kapal Induk AS Rusak...
Kapal Induk AS Rusak Parah dan Berlumuran Darah di Baliho Iran
Kota-kota Dikisahkan...
Kota-kota Dikisahkan Al Quran yang Hingga Kini Masih Eksis
Rekomendasi
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Berita Terkini
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved