Cuaca Dingin di Indonesia Karena Fenomena Aphelion? Ini Penjelasan BMKG
Kamis, 06 Juli 2023 - 21:21 WIB
loading...
BMKG menjelaskan, Aphelion adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran Juli. FOTO/DOK.Istock
A
A
A
JAKARTA - Di media sosial dalam beberapa waktu belakangan viral mengenai cuaca dingin di Indonesia karena jarak bumi dengan matahari dalam titik terjauh saat periode revolusi atau Aphelion . Informasi tersebut tersebar dengan sangat cepat dan meresahkan masyarakat.
Lalu, apa fenomena Aphelion? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menjelaskan, sebenarnya fenomena Aphelion adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran Juli.
"Sementara itu kondisi cuaca dingin yang terjadi di wilayah Indonesia pada periode bulan Juli tidak terkait dengan fenomena Aphelion," kata BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (6/7/2023).
BMKG mengatakan, saat Aphelion, posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi. Kendati begitu, kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer atau cuaca di permukaan bumi.
Lalu, apa fenomena Aphelion? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menjelaskan, sebenarnya fenomena Aphelion adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran Juli.
"Sementara itu kondisi cuaca dingin yang terjadi di wilayah Indonesia pada periode bulan Juli tidak terkait dengan fenomena Aphelion," kata BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (6/7/2023).
BMKG mengatakan, saat Aphelion, posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi. Kendati begitu, kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer atau cuaca di permukaan bumi.
Lihat Juga :