Kejahatan Bisnis Internet yang Mengintai Konsumen

Senin, 27 Juli 2020 - 12:36 WIB
loading...
Kejahatan Bisnis Internet...
Komjen. Pol. Dharma Pongrekun
A A A
Komjen. Pol. Drs. Dharma Pongrekun, M.M., M.H.
Mantan Penyidik Bareskrim POLRI, Menangani Kasus Pencurian Pulsa di Ruang Siber Tahun 2011

KETERGANTUNGAN orang untuk tetap berada di ruang siber semakin hari semakin tinggi. Hampir semua aktifitas orang-orang belakangan ini sangat tergantung kepada akses internet. Terlepas apakah mereka dari golongan ekonomi lemah atau kuat, atau dari daerah manapun, dari perkotaan sampai ke pedesaan tidak dapat lepas dari kebutuhan internet. Semua proses belajar dan mengajar harus online. Mulai dari proses seleksi murid/mahasiswa hingga ujian akhir. Mereka yg tidak punya cukup uang untuk membeli laptop, smartphone, berlangganan internet, dan membeli pulsa dapat tersingkir dari sistem pendidikan.

Dibalik kebutuhan ini banyak masalah-masalah yang timbul. Sebagai contoh, di Benowo Surabaya, seorang siswi SD kabur dari rumah gegara menghabiskan pulsa ibunya untuk mengerjakan tugas daring dari sekolahnya. Lebih lanjut, tidak semua infrastruktur telekomunikasi dapat menjangkau setiap titik di tanah air dengan baik. Para operator bisa jadi hanya berfokus untuk daerah-daerah yang mempunyai kepadatan pengguna yang tinggi.

Seorang mahasiswi warga Dusun Nalan II, Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terpaksa harus menempuh lokasi sejauh 1 Km dari rumah nya dan duduk di pinggir jalan dengan membawa laptop semenjak kampusnya, Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) memberlakukan kuliah online atau daring. Jadi, internet sudah menjadi kebutuhan primer yang membuat orang selalu berusaha jangan kehabisan pulsa atau kuota di smartphone mereka.

Kita harus mengerti lebih dalam bagaimana bisnis internet saat ini menjadi tambang angka-angka bagi penguasa internet untuk meraup keuntungan dari para konsumennya. Apakah pernah terpikirkan oleh kita darimana pulsa itu dan apa bentuknya? Hal ini tentu tidak pernah terpikirkan di benak kita kan. Kita hanya terus-menerus membeli pulsa itu dan asik menggunakannya, tanpa tahu bagaimana cara perhitungan penggunaan pulsa tersebut. Tapi saat ini kita sudah masuk kedalam sistem yang mereka buat, tanpa pulsa maka kita seperti urat nadi yang kehilangan denyutnya (pulse), karena tidak ada yang bisa kita lakukan untuk beraktifitas di dalam kehidupan saat ini yang semua berada di ruang siber.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved