Pilpres 2024, Politikus PPP Ungkap Sejumlah Elite PAN Nyaman Dukung Ganjar
Selasa, 27 Juni 2023 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
PAN hingga kini belum juga memutuskan Capres 2024 yang didukung. PAN menganggap masih banyak waktu sebelum KPU membuka pendaftaran pasangan capres-cawapres.
Menurut Juru Bicara DPP PAN Viva Yoga Mauladi, PAN tegak lurus dengan hasil Rakernas PAN 2020 yang telah memberikan amanat kepada ketua umum untuk menetapkan pasangan calon di Pilpres 2024. "Saat ini PAN belum memutuskan secara resmi dukungan calon presiden. Nanti menunggu keputusan Bang Zulkifli Hasan saja," kata Yoga kepada SINDOnews, Senin (27/6/2023).
Soal PAN lebih condong atau mengunggulkan Prabowo sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, Yoga mengatakan bahwa PAN dan Gerindra memiliki hubungan sejarah perjuangan di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Kala itu, PAN mendukung Prabowo sebagai capres.
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini menambahkan, ada tiga prinsip PAN dalam melakukan kerja sama politik di Pilpres 2024. Pertama, akan berkoalisi dengan partai pemerintah guna untuk melanjutkan pembangunan Jokowi. Kedua, PAN akan cermat dan menunggu momentum yang tepat dalam dukungan karena tidak mau kalah hattrick atau kalah tiga kali.
"Ketiga, proses koalisi dalam taraf yang eskalatif dan produktif serta masih longgar karena pintu KPU akan dibuka tanggal 19 Oktober 2023. Masih banyak waktu untuk menentukan langkah strategis dalam merencanakan pemenangan di pilpres," katanya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Fikri Yasin bicara ihwal pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyindir ada partai masih pikir-pikir untuk memberi dukungan kepada Ganjar Pranowo.
Fikri tak menampik bahwa PAN tengah pikir-pikir mendukung Ganjar. Menurutnya, hal itu didasari saat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hendak mengusung Ganjar pada akhir tahun lalu. "Saat kita menokohkan Ganjar, PDIP menolak Ganjar. Tetapi setelah Ganjar menjadi tokoh yang sejajar dengan capres lain, baru PDIP mau mencalonkan. Karena itu kita berpikir ulang," terang Fikri saat dihubungi, Senin (26/6/2023).
Menurut Juru Bicara DPP PAN Viva Yoga Mauladi, PAN tegak lurus dengan hasil Rakernas PAN 2020 yang telah memberikan amanat kepada ketua umum untuk menetapkan pasangan calon di Pilpres 2024. "Saat ini PAN belum memutuskan secara resmi dukungan calon presiden. Nanti menunggu keputusan Bang Zulkifli Hasan saja," kata Yoga kepada SINDOnews, Senin (27/6/2023).
Soal PAN lebih condong atau mengunggulkan Prabowo sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, Yoga mengatakan bahwa PAN dan Gerindra memiliki hubungan sejarah perjuangan di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Kala itu, PAN mendukung Prabowo sebagai capres.
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini menambahkan, ada tiga prinsip PAN dalam melakukan kerja sama politik di Pilpres 2024. Pertama, akan berkoalisi dengan partai pemerintah guna untuk melanjutkan pembangunan Jokowi. Kedua, PAN akan cermat dan menunggu momentum yang tepat dalam dukungan karena tidak mau kalah hattrick atau kalah tiga kali.
"Ketiga, proses koalisi dalam taraf yang eskalatif dan produktif serta masih longgar karena pintu KPU akan dibuka tanggal 19 Oktober 2023. Masih banyak waktu untuk menentukan langkah strategis dalam merencanakan pemenangan di pilpres," katanya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Fikri Yasin bicara ihwal pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyindir ada partai masih pikir-pikir untuk memberi dukungan kepada Ganjar Pranowo.
Fikri tak menampik bahwa PAN tengah pikir-pikir mendukung Ganjar. Menurutnya, hal itu didasari saat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hendak mengusung Ganjar pada akhir tahun lalu. "Saat kita menokohkan Ganjar, PDIP menolak Ganjar. Tetapi setelah Ganjar menjadi tokoh yang sejajar dengan capres lain, baru PDIP mau mencalonkan. Karena itu kita berpikir ulang," terang Fikri saat dihubungi, Senin (26/6/2023).
Lihat Juga :