Survei Indometer: Elektabilitas Gerindra Bayangi PDIP, Nasdem Terus Turun

Selasa, 20 Juni 2023 - 13:10 WIB
loading...
Survei Indometer: Elektabilitas...
Temuan data dari survei yang dilakukan Indometer menunjukkan kenaikan signifikan elektabilitas Partai Gerindra hingga membayangi PDIP, Selasa (20/6/2023). Foto/Logo Partai Gerindra/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Temuan survei yang dilakukan Indometer menunjukkan kenaikan signifikan elektabilitas Partai Gerindra hingga membayangi PDIP. Di mana selama ini PDIP selalu berada pada posisi unggul.

Elektabilitas Gerindra naik dari 11,7 persen pada survei Februari 2023 menjadi 14,8 persen pada April 2023, dan kini mencapai 16,0 persen. Sementara itu pada periode yang sama PDIP dari 19,0 persen menjadi 16,7 persen, kini naik tipis menjadi 17,3 persen.

Nasib berbeda dari pihak Anies Baswedan, di mana Partai Nasdem sebagai partai pengusungnya terus turun elektabilitasnya. Elektabilitas Nasdem kini tinggal sebesar 2,3 persen.

"Elektabilitas Gerindra membayangi PDIP, sementara itu Nasdem terus melorot," kata Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer Leonard SB dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/6/2023).

Menurut Leonard, persaingan antara PDIP dan Gerindra memperlihatkan fenomena efek ekor jas (coattail effect).

"Makin jelas kaitan antara Pilpres dan Pileg, di mana partai yang mengusung tokoh sebagai capres berpeluang untuk terdongkrak elektabilitasnya," jelas Leonard.

Lonjakan elektabilitas Gerindra terjadi ketika terjadi percepatan situasi politik pencapresan, di mana Prabowo menjadi faktor signifikan. PDIP memutuskan untuk mempercepat deklarasi pencapresan Ganjar.

"Langkah tersebut berhasil menahan tren penurunan, bahkan bisa sedikit menaikkan meskipun elektabilitasnya belum pulih sepenuhnya," tandas Leonard.

Meskipun demikian PDIP harus mewaspadai kemungkinan Gerindra bakal menyalip, atau mengakhiri keunggulan PDIP selama ini.

"Tekad PDIP untuk mencetak hattrick atau menang tiga periode berturut-turut bisa jadi kandas, jika tren Gerindra terus naik," tegas Leonard.

PDIP dan Gerindra mendominasi elektabilitas partai politik, dengan selalu menempati peringkat pertama dan kedua. Partai-partai di bawahnya cenderung stabil, yaitu Golkar (8,8 persen), PKB (7,0 persen), Demokrat (6,2 persen), PSI (5,8 persen), dan PKS (4,4 persen).

"Lambatnya sikap partai-partai lain untuk mendeklarasikan pencapresan Anies dan berlarut-larutnya penentuan siapa cawapres pendamping Anies tidak menolong Nasdem untuk mendapatkan efek ekor jas serupa," Leonard menjelaskan.

Survei Indometer dilakukan pada 5-10 Juni 2023 terhadap 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia, yang dipilih secara acak bertingkat survei (multistage random sampling). Margin of error survei sebesar ±2,98 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Liburan Sekolah, Makau...
Liburan Sekolah, Makau Tawarkan Paket Wisata Keluarga Hanya Rp1 Jutaan!
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Berita Terkini
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved