Generasi Muda Harus Waspadai Narasi Keagamaan Keliru di Medsos
Minggu, 18 Juni 2023 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
Namun pada kenyataannya, masih banyak generasi muda, termasuk para santri yang hanya menjadi pengguna media sosial yang pasif, padahal mereka memiliki ilmu agama yang cukup. Dirinya mengungkapkan, santri memiliki ilmu yang banyak dan bagus karena mereka belajar ilmu Islam dari para kiai, tapi memiliki beberapa kekurangan.
"Kelemahan para santri mereka kurang artikulatif, kurang banyak menulis, kurang banyak membuat dan memproduksi konten dan juga kurang canggih memahami bahasa komunikasi saat ini," tambahnya.
Pria yang melanjutkan sekolah di Harvard University ini menyampaikan generasi muda dan para santri perlu memperkuat kemampuan komunikasi. "Padahal para santri memiliki ilmunya, jadi tinggal memoles tekniknya saja," ujarnya.
Pihaknya berharap setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, generasi muda termasuk para santri, khususnya di daerah Jawa Tengah ini memiliki kemampuan dan terus meningkatkan keahlian yang mereka miliki.
"Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini mereka menjadi generasi muda yang punya skill teknis yang mumpuni, sehingga bisa menyampaikan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lilalamin sesuai dengan bahasa sekarang," katanya.
"Kelemahan para santri mereka kurang artikulatif, kurang banyak menulis, kurang banyak membuat dan memproduksi konten dan juga kurang canggih memahami bahasa komunikasi saat ini," tambahnya.
Pria yang melanjutkan sekolah di Harvard University ini menyampaikan generasi muda dan para santri perlu memperkuat kemampuan komunikasi. "Padahal para santri memiliki ilmunya, jadi tinggal memoles tekniknya saja," ujarnya.
Pihaknya berharap setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, generasi muda termasuk para santri, khususnya di daerah Jawa Tengah ini memiliki kemampuan dan terus meningkatkan keahlian yang mereka miliki.
"Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini mereka menjadi generasi muda yang punya skill teknis yang mumpuni, sehingga bisa menyampaikan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lilalamin sesuai dengan bahasa sekarang," katanya.
Lihat Juga :