33 Calon Anggota KY Lolos Seleksi Uji Publik Akan Jalani Profile Assessment
Sabtu, 25 Juli 2020 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
"Panitia Seleksi mengharapkan masukan dari masyarakat terhadap nama-nama peserta Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial yang dinyatakan lulus uji publik secara daring. Masukan disampaikan melalui pos ke Sekretariat Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial mulai tanggal 24 Juli sampai dengan 4 Agustus 2020 pukul 16.00 WIB, dengan alamat Kementerian Sekretariat Negara, Gedung 1 Lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18, Jakarta Pusat 10110 atau melalui email ke alamat: [email protected]."
33 calon anggota KY yang lolos tahap seleksi uji publik online dan akan mengikuti profile assessment yakni tiga anggota KY yang maju sebagai calon petahana yakni Joko Sasmito, Sukma Violetta, dan Sumartoyo. Berikutnya mantan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai, Ketua Ombudsman RI (ORI) Amzulian Rifai, dan anggota ORI sekaligus guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala.
Kemudian anggota TNI AD sekaligus mantan Kepala Badan Pelaksana Hukum (Kababinkum) TNI Mayor Jenderal TNI Markoni, mantan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung sekaligus mantan Kepala Pengadilan Militer Utama Mayjen TNI (Purnawirawan) Mulyono, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Banten sekaligus dosen Universitas Esa Unggul Binsar M Gultom, tenaga ahli KY Totok Wintarto, hakim adhoc Pengadilan Tipikor Bandung Rodjai S Irawan, mantan hakim adhoc Pengadilan Tipikor Medan Ahmad Drajad, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kajati Sumsel) Wisnu Baroto.
Dari unsur guru besar, dosen, dan akademisi di antaranya ada nama guru besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Mukti Fajar Nur Dewata, guru besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ade Maman Suherman, dosen sekaligus mantan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta JM Muslimin, dosen sekaligus Rektor Universitas Ekasakti Padang Otong Rosyadi, pensiun PNS sekaligus dosen Siti Nurdjanah. (Baca juga: Jenderal Polisi Pembantu Kaburnya Djoko Tjandra Berujung Pidana)
Unsur advokat yang lolos di antaranya yakni Binziad Kadafi, Junior B Gregorius, Pramudya, dan Wijayono Hadi Sukrisno. Nama lainnya yakni notaris/PPAT I Made Pria Dharsana dan konsultan hukum Ariyo Bimmo Soedjono Poetro.
33 calon anggota KY yang lolos tahap seleksi uji publik online dan akan mengikuti profile assessment yakni tiga anggota KY yang maju sebagai calon petahana yakni Joko Sasmito, Sukma Violetta, dan Sumartoyo. Berikutnya mantan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai, Ketua Ombudsman RI (ORI) Amzulian Rifai, dan anggota ORI sekaligus guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala.
Kemudian anggota TNI AD sekaligus mantan Kepala Badan Pelaksana Hukum (Kababinkum) TNI Mayor Jenderal TNI Markoni, mantan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung sekaligus mantan Kepala Pengadilan Militer Utama Mayjen TNI (Purnawirawan) Mulyono, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Banten sekaligus dosen Universitas Esa Unggul Binsar M Gultom, tenaga ahli KY Totok Wintarto, hakim adhoc Pengadilan Tipikor Bandung Rodjai S Irawan, mantan hakim adhoc Pengadilan Tipikor Medan Ahmad Drajad, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kajati Sumsel) Wisnu Baroto.
Dari unsur guru besar, dosen, dan akademisi di antaranya ada nama guru besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Mukti Fajar Nur Dewata, guru besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ade Maman Suherman, dosen sekaligus mantan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta JM Muslimin, dosen sekaligus Rektor Universitas Ekasakti Padang Otong Rosyadi, pensiun PNS sekaligus dosen Siti Nurdjanah. (Baca juga: Jenderal Polisi Pembantu Kaburnya Djoko Tjandra Berujung Pidana)
Unsur advokat yang lolos di antaranya yakni Binziad Kadafi, Junior B Gregorius, Pramudya, dan Wijayono Hadi Sukrisno. Nama lainnya yakni notaris/PPAT I Made Pria Dharsana dan konsultan hukum Ariyo Bimmo Soedjono Poetro.
(kri)
Lihat Juga :