Siapa yang Akibatkan Penjara Penuh? Wamenkumham: Polisi, Jaksa, dan Hakim

Kamis, 08 Juni 2023 - 16:10 WIB
loading...
Siapa yang Akibatkan...
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan lapas bukanlah pihak yang bertanggung jawab atas masalah kelebihan kapasitas penjara. Foto: MPI/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Masalah kelebihan kapasitas masih menjadi “penyakit” menahun lembaga pemasyarakatan ( lapas ) di Indonesia. Saat ini, kelebihan kapasitas penghuni lapas mencapai 100 ribu orang.

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengungkapkan, daya tampung lapas di Indonesia sekitar 160 ribu. Tetapi faktanya narapidana yang berada di lapas mencapai 270 ribu.

"Dalam over kapasitas di lapas, Kemenkumham kesalahannya itu 0%," kata Edward saat memaparkan materi Kumham Goes To Campus di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (8/6/2023).

Eddy, sapaan akrabnya, merasa lapas hanya dianggap sebagai tempat pembuangan akhir. Pasalnya, lapas tak dapat melakukan intervensi terhadap sistem peradilan pidana, baik di tahap pra-ajudikasi, ajudikasi dan post-ajudikasi.

"Lalu siapa yang mengakibatkan penjara penuh? Polisi, Jaksa dan Hakim. Apa petugas lapas bisa menolak eksekusi dari jaksa? Enggak bisa. Apa hakim waktu memutus perkara 3 tahun penjara atau 4 tahun penjara, apa hakim berpikir lapas sudah penuh atau belum? Tidak," terang Eddy.



"Jadi yang sebabkan lapas over kapasitas siapa? Polisi, jaksa dan hakim. Karena apa? Berorientasi pada hukum pidana klasik. Jaman romawi kuno, menggunakan hukum pidana sebagai lex talionis atau sarana balas dendam," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
KUHP dan KUHAP Baru...
KUHP dan KUHAP Baru Banjir Gugatan di MK, Wamenkum: Kita Siap Jelaskan
Pepabri Gelar Sosialiasi...
Pepabri Gelar Sosialiasi KUHP-KUHAP Baru, Agum Gumelar: Tak Ada yang Kebal Hukum Termasuk Purnawirawan
Wamenkum Eddy Hiariej...
Wamenkum Eddy Hiariej Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru ke Pepabri
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Gelar Seminar Internasional, Wamenkum Bicara Hukum dan Perkembangan Zaman
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Rekomendasi
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Berita Terkini
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved