Denny Indrayana Surati Megawati, Adukan Gerakan Penundaan Pemilu 2024
Jum'at, 02 Juni 2023 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Kepada Megawati, Denny menceritakan bahwa saat ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tiba-tiba mengaku sebagai Ketum Partai Demokrat, padahal bukan anggota Demokrat. Saat ini Moeldoko tengah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA).
Baca juga: Info MK Putuskan Sistem Proporsional Tertutup, Denny Indrayana: Tidak Ada Pembocoran Rahasia Negara
"Jika modus Moeldoko merebut Demokrat disahkan oleh PK di Mahkamah Agung, maka imbasnya bisa menunda pemilu. Karena saya duga Demokrat tidak akan diam, demikian juga pendukung bacapres yang dirugikan," tuturnya.
Pakar hukum tata Negara itu melihat, Megawati merupakan tokoh yang paling tegas menolak presiden tiga periode, lugas menolak penundaan pemilu. Dalam surat itu, Denny menyampaikan kepada Megawati bahwa gerakan penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan Presiden Jokowi masih terus serius dikerjakan sekelompok pihak. Ini berbahaya dan bisa menjerumuskan bukan hanya Presiden Jokowi, tapi semua pihak.
"Silakan Ibu cek informasi ini, dan mohon hentikan siasat penundaan pemilu, yang nyata-nyata melanggar konsitusi," katanya.
Baca juga: Info MK Putuskan Sistem Proporsional Tertutup, Denny Indrayana: Tidak Ada Pembocoran Rahasia Negara
"Jika modus Moeldoko merebut Demokrat disahkan oleh PK di Mahkamah Agung, maka imbasnya bisa menunda pemilu. Karena saya duga Demokrat tidak akan diam, demikian juga pendukung bacapres yang dirugikan," tuturnya.
Pakar hukum tata Negara itu melihat, Megawati merupakan tokoh yang paling tegas menolak presiden tiga periode, lugas menolak penundaan pemilu. Dalam surat itu, Denny menyampaikan kepada Megawati bahwa gerakan penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan Presiden Jokowi masih terus serius dikerjakan sekelompok pihak. Ini berbahaya dan bisa menjerumuskan bukan hanya Presiden Jokowi, tapi semua pihak.
"Silakan Ibu cek informasi ini, dan mohon hentikan siasat penundaan pemilu, yang nyata-nyata melanggar konsitusi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :