Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Akhiri Polusi Plastik
Jum'at, 02 Juni 2023 - 03:58 WIB
loading...
Direktur Jenderal PSLB3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati di Markas UNESCO, Paris, Rabu 31 Mei 2023. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Masalah lingkungan terutama terkait sampah dan limbah plastik , dinilai perlu sinergi semua pihak. Hal ini dikatakan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3), Rosa Vivien Ratnawati.
Rosa menegaskan, Indonesia mendukung penuh agenda global untuk mengakhiri polusi plastik termasuk di lingkungan laut, karena sangat sejalan dengan kebijakan dan regulasi nasional dalam memerangi limbah dan polusi plastik.
Baca juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Pandangan tersebut terungkap saat Rosa Vivien dalam pernyataan resmi Indonesia poin ke-2 di sidang pleno keempat the Second Session of the Intergovernmental Negotiating Committee (INC-2) di Markas UNESCO, Paris, akhir bulan ini sebagaimana pernyataan pers dari delegasi Indonesia, Rabu 31 Mei 2023.
"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk bergabung dengan gerakan global untuk mengakhiri polusi plastik melalui pembentukan instrumen yang mengikat secara hukum internasional," kata Rosa Vivien.
Pada poin ketiga pernyataannya, Rosa Vivien yang memimpin delegasi Indonesia beranggotakan 19 orang dari tiga kementerian itu menyatakan, Indonesia menyelaraskan diri dengan pernyataan regional Asia Pacific Group (APG), dan menambahkan sejumlah materi penting.
Rosa menegaskan, Indonesia mendukung penuh agenda global untuk mengakhiri polusi plastik termasuk di lingkungan laut, karena sangat sejalan dengan kebijakan dan regulasi nasional dalam memerangi limbah dan polusi plastik.
Baca juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Pandangan tersebut terungkap saat Rosa Vivien dalam pernyataan resmi Indonesia poin ke-2 di sidang pleno keempat the Second Session of the Intergovernmental Negotiating Committee (INC-2) di Markas UNESCO, Paris, akhir bulan ini sebagaimana pernyataan pers dari delegasi Indonesia, Rabu 31 Mei 2023.
"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk bergabung dengan gerakan global untuk mengakhiri polusi plastik melalui pembentukan instrumen yang mengikat secara hukum internasional," kata Rosa Vivien.
Pada poin ketiga pernyataannya, Rosa Vivien yang memimpin delegasi Indonesia beranggotakan 19 orang dari tiga kementerian itu menyatakan, Indonesia menyelaraskan diri dengan pernyataan regional Asia Pacific Group (APG), dan menambahkan sejumlah materi penting.
Lihat Juga :