Kenakan Pakaian Adat Dayak, Ini Pesan Ganjar di Hari Anak

Kamis, 23 Juli 2020 - 17:49 WIB
loading...
Kenakan Pakaian Adat...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat membuka acara peringatan Hari Anak Nasional 2020 yang digelar secara virtual, Kamis (23/7/2020). Foto/Dok.Humas Pemprov Jateng.
A A A
SEMARANG - Peringatan Hari Anak Nasional 2020 di Jawa Tengah berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini, peringatan dilakukan secara virtual dan dapat disaksikan live melalui YouTube.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan DP3AKB Jawa Tengah tersebur, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang mengenakan pakaian adat Dayak Kenyah Kalimantan. Dan diikuti Forum Anak se-Jawa Tengah.

Acara dibuka dengan tampilan anak-anak. Diantaranya Lintang Citra Kirana asal Kota Semarang dengan menyanyikan lagu berisi semangat melawan Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan.

Tampilan seni lain disajikan Bernadheta Astri, seorang dalang cilik yang mengusung tema New Normal. Menariknya, ia menghadirkan wayang sosok Ganjar Pranowo dalam menyampaikan pesan dalam ceritanya.

Usai penampilan anak, Ganjar Pranowo menuturkan bahwa Covid-19 mendorong semuanya untuk berubah. Ia memerumpamakan komputer dan handphone yang perlu di setel ulang.

"Covid-19 mendorong kita semuanya untuk berubah. Seperti komputer dan handphone yang di setel ulang. Sekaligus menjadi penelitian yang sangat besar," ujarnya, Kamis(23/7/2020).

Ia memotivasi anak-anak untuk terus bersemangat di tengah pandemi. Pendidikan yang juga terdampak tidak membuat proses belajar mengajar lesu.

Diceritakannya, ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang tetap survive di saat pandemi.

"Kita harus tetap survive, eksis dan tidak menyerah. Disamping itu, kita menjaga diri dengan kedisiplinan. Ada anak di Banyumas yanb harus naik bukit untuk bisa mendapatkan sinyal agar tetap bisa belajar. Di Kabupaten Rembang ada satu anak yang berangkat ke sekolah karena tidak punya gadget. Kita diminta untuk mampu menyelesaikan persoalan dan mandiri," paparnya.

Namun, Ganjar berjanji terus berupaya mencari solusi dengan menyiapkan infrastruktur yang mendukung pembangunan di masa pandemi.

"Kita akan siapin infrastruktur, dalam waktu dekat akan dikebut. Tapi tidak bisa langsung memberikan semuanya," imbuhnya.

Sementara itu, Ganjar menjelaskan tentang pakaian adat yang dikenakan saat itu. "Saya beli, saya pesan langsung dari Kalimantan (Timur). Untuk apa? Untuk ke-Indonesiaan kita. Saya punya koleksi baju adat dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Selain merawat ke-Indonesiaan, cara ini juga bisa mendorong perekonomian, terutama produsen baju adat di tiap daerah. Disampaikannya, ia juga mengoleksi banyak pakaian adat daerah di Indonesia.

“Industri kecil ini di sana akan hidup, paling gak dibeli Gubernur Jawa Tengah. Jadi ke-Indonesiaan kita rawat, bisnisnya jalan,” tandasnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Shinta Nana Sudjana...
Shinta Nana Sudjana Ajak Masyarakat Kunjungi Paviliun Jateng di Inacraft 2024
KPK Selidiki Dugaan...
KPK Selidiki Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
Kunci Dukungan Ada di...
Kunci Dukungan Ada di Akar Rumput, Ganjar Pranowo: Amunisi Penting di Pilpres 2024
Pemprov Jateng Diganjar...
Pemprov Jateng Diganjar Penghargaan Terbaik Pertama Pengelolaan JDIH Nasional
Ganjar Resmikan SMK...
Ganjar Resmikan SMK Jurusan Energi Baru Terbarukan di Banjarnegara
Raih Satyalencana Wira...
Raih Satyalencana Wira Karya, Ganjar: Ini Berkat Kerja Kompak, Terstruktur, dan Sistematis
100 Km Jalan di Jateng...
100 Km Jalan di Jateng Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor
Update Banjir dan Longsor...
Update Banjir dan Longsor Jateng: 9 Meninggal, 9.324 Mengungsi
16 Warga Meninggal Akibat...
16 Warga Meninggal Akibat DBD, Kabupaten Jepara Berlakukan Tanggap Darurat
Rekomendasi
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved