5 Pertimbangan PPP untuk Tentukan Bakal Cawapres Ganjar
Minggu, 28 Mei 2023 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian modal sosial, kata Rommy, mencakup rekam jejak, pengalaman, dan jaringan. Ia berkata, PPP akan menimang figur yang jujur dan bersih serta memiliki pengalaman di pemerintahan di tingkatan manapun untuk menjadi cawapres.
"Presiden dan Wapres akan memimpin 280 juta rakyat Indonesia, sepatutnyalah ia warga negara terpilih yang bersih dan sudah nyata berpengalaman dalam pemerintahan, bukan seorang yang masih belajar dan mencoba-coba," ucapnya.
Sementara modal politik, kata Rommy, dapat diterima di seluruh partai politik. Iti didasari lantaran pasangan capres dan cawapres hanya dapat diusung oleh partai atau gabungan partai seperti yang diatur dalam konstitusi Indonesia.
"Saat ini pengusung mas Ganjar baru PDIP dan PPP. Insya allah masih akan bertambah lagi parpol parlemen dan non parlemen yang akan bergabung. Bakal cawapres haruslah pribadi yang bisa diterima seluruh parpol," jelasnya.
Kemudian modal elektoral, kata Rommy, menjadi pertinbangan utama. Ia tak pungkiri, rakyat akan sulit memilih sosok yang tak mereka kenal. Atas dasar itu, popularitas dan elektabilitas menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh PPP untuk diajukan namanya.
"Elektabiltas ini tidak harus berarti memuncaki klasemen survei, karena masih ada delapan bulan ke depan untuk mengerek yang bersangkutan sampai Pemilu," ucap Rommy.
"Presiden dan Wapres akan memimpin 280 juta rakyat Indonesia, sepatutnyalah ia warga negara terpilih yang bersih dan sudah nyata berpengalaman dalam pemerintahan, bukan seorang yang masih belajar dan mencoba-coba," ucapnya.
Sementara modal politik, kata Rommy, dapat diterima di seluruh partai politik. Iti didasari lantaran pasangan capres dan cawapres hanya dapat diusung oleh partai atau gabungan partai seperti yang diatur dalam konstitusi Indonesia.
"Saat ini pengusung mas Ganjar baru PDIP dan PPP. Insya allah masih akan bertambah lagi parpol parlemen dan non parlemen yang akan bergabung. Bakal cawapres haruslah pribadi yang bisa diterima seluruh parpol," jelasnya.
Kemudian modal elektoral, kata Rommy, menjadi pertinbangan utama. Ia tak pungkiri, rakyat akan sulit memilih sosok yang tak mereka kenal. Atas dasar itu, popularitas dan elektabilitas menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh PPP untuk diajukan namanya.
"Elektabiltas ini tidak harus berarti memuncaki klasemen survei, karena masih ada delapan bulan ke depan untuk mengerek yang bersangkutan sampai Pemilu," ucap Rommy.
Lihat Juga :