Jawa Adalah Kunci, Ungkapan PKI yang Dianggap Masih Berlaku

Sabtu, 27 Mei 2023 - 18:10 WIB
loading...
Jawa Adalah Kunci, Ungkapan...
Jawa adalah kunci merupakan kalimat yang dilontarkan oleh Syubah Asa ketika memerankan DN Aidit dalam film Gerakan 30 September PKI. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Jawa adalah kunci merupakan kalimat yang dilontarkan oleh Syubah Asa ketika memerankan DN Aidit dalam film Gerakan 30 September PKI . Belakangan ini, kalimat tersebut sempat populer di sosial media.

Dalam dialognya, disebutkan bahwa "kunci kemenangan adalah Jawa, siapa bisa menguasai Jawa itulah yang menang, jadi Jawa adalah kunci."

Kalimat yang diucapkan pada saat adegan rapat PKI itu memberikan pesan bahwa, dengan menguasai Jawa maka akan dapat menguasai Indonesia.

Baca juga: Mengenang Momen SBY Tegas Menolak Memperpanjang Kekuasaan

Bukan rahasia lagi bila Pulau Jawa memang lebih diprioritaskan dalam hal pembangunan infrastruktur di era Presiden Soekarno.

Ungkapan yang telah ada sejak puluhan tahun lalu ini rupanya dianggap masih berkaitan dengan masa sekarang. Jawa masih menjadi kunci untuk seseorang dapat berkuasa di Indonesia.

Bisa dibilang bahwa Jawa merupakan roh dan jantung Indonesia. Bila hendak menaklukkan Indonesia maka taklukkan dulu Pulau Jawa, maka nantinya wilayah lain akan tunduk.

Berdasarkan data BPS, secara jumlah penduduk Pulau Jawa menjadi yang terpadat di Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 154,34 juta jiwa pada Juni 2022.

Jumlah tersebut tentunya jauh lebih banyak ketimbang penduduk di Pulau Kalimantan yang hanya punya 16,89 juta penduduk di tahun 2022, meski telah menyandang predikat sebagai pulau terbesar di Indonesia.

Dengan banyaknya penduduk tersebut membuat perekonomian di Jawa lebih dominan ketimbang wilayah lain. Sampai saat ini Jawa masih menjadi pusat ekonomi Indonesia dengan kontribusi besarnya.

Baca juga: Timpang, Industri Pengolahan Masih Menumpuk di Pulau Jawa

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II tahun 2022, Jawa masih menjadi pusat ekonomi RI dengan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 56,55%, disusul Sumatera di posisi kedua dengan 22,03% terhadap PDB.

Hal penting yang terdapat di Jawa dan tidak dimiliki oleh wilayah lain adalah pusat militer. Sampai saat ini seluruh Markas Besar (Mabes) TNI maupun Polri berada di pulau terpadat tersebut. Membuat Jawa sebagai markas pertahanan Indonesia.

Selain itu, mau diakui atau tidak, masyarakat Jawa adalah salah satu etnis di Indonesia yang paling akrab sekaligus terpapar dengan kekuasaan. Membuat masyarakat Jawa akan terkena imbas secara langsung baik positif maupun negatif terhadap segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Hal itu membuat demokrasi lebih hidup di pulau Jawa ketimbang wilayah lain. Semua hal yang berada di Jawa ini membuat pulau tersebut menjadi pusat pertahanan, jantung perekonomian, dan politik pemerintah Indonesia.

Itulah sebab mengapa ungkapan Jawa adalah kunci masih sangat relate untuk kehidupan saat ini. Hal ini memang telah terbentuk sejak Indonesia merdeka, dimana seluruh pembangunan hanya berfokus pada pulau ini saja.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved