Paskah Jadi Momentum untuk Bersatu Lawan Corona
Senin, 13 April 2020 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kuncinya, displin diri demi keselamatan sesama. Tidak mudik, menjaga jarak 2 meter. Cuci tangan dengan sabun setiap aktivitas, menjalankan ibadah dan kegiatan di rumah," tegasnya.
Benny juga menyoroti tentang adanya aksi penolakan, tindakan diskrimitif terhadap para korban, termasuk yang sudah meninggal akibat Covid-19. Menurutnya, sebagai sesama manusia harus menjunjung toleransi serta membangun solidaritas antarsesama. Tidak melihat dari latar belakang agama, suku dan lainnya.
"Jangan saling mengucilkan atau menolak jika ada warga yang terindikasi positif Covid-19. Apalagi menolak pemakaman jenazah yang akan dikubur," cetus dia.
Ia menilai, upaya penolakan dan menghalangi proses pemakaman, termasuk provokasi dengan menyebarkan fitnah harus di proses hukum. "Karena itu sama saja mengingkari nilai kemanusiaan. Kita ini sama-sama makhluk ciptaan Tuhan," pungkasnya.
Benny juga menyoroti tentang adanya aksi penolakan, tindakan diskrimitif terhadap para korban, termasuk yang sudah meninggal akibat Covid-19. Menurutnya, sebagai sesama manusia harus menjunjung toleransi serta membangun solidaritas antarsesama. Tidak melihat dari latar belakang agama, suku dan lainnya.
"Jangan saling mengucilkan atau menolak jika ada warga yang terindikasi positif Covid-19. Apalagi menolak pemakaman jenazah yang akan dikubur," cetus dia.
Ia menilai, upaya penolakan dan menghalangi proses pemakaman, termasuk provokasi dengan menyebarkan fitnah harus di proses hukum. "Karena itu sama saja mengingkari nilai kemanusiaan. Kita ini sama-sama makhluk ciptaan Tuhan," pungkasnya.
(faj)
Lihat Juga :