Raih Opini WTP dari BPK, Menpora: Butuh Usaha Besar

Kamis, 23 Juli 2020 - 14:22 WIB
loading...
Raih Opini WTP dari...
Menpora Zainudin Amali (dua dari kanan) menerima opini WTP dari anggota BPK Achsanul Qosasi di Jakarta. Foto/Kemenpora
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) .Hal tersebut diketahui setelah Menpora Zainudin Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kemenpora RI Tahun 2019 di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Zainudin Amali pun mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Maklum saja, predikat WTP ini merupakan kali pertama diperoleh Kemenpora dalam 10 tahun terakhir.

"Untuk meraih WTP adalah suatu usaha yang besar. Menurut saya mempertahanakan jauh lebih berat dan lebih besar terhadap image yang kurang baik di masyarakat tentang Kemenpora,” kata Zainudin Amali.

(Baca: Kemhan, Kemenkeu dan BPK Gelar Pertemuan Tripartit Pekan Depan)

Zainudin Amali juga melakukan review terhadap semua regulasi yang terdapat di bawah lembaganya, terutama terkait pelayanan publik. Hal itu dilakukan karena di tahun-tahun sebelumnya Kemenpora terkenal dengan pelayanan publik yang berbelit-belit.

"Semua tidak akan berhasil hanya dengan perintah dan arahan tanpa dukungan para pejabat. Saya berterima kasih kepada para pejabat mulai Pak Sesmenpora, semua deputi hingga ke bawahnya karena mendukung ini dan ini adalah hasil kita bersama-sama," lanjutnya.

Sekadar informasi, opini WTP merupakan pendapat yang diterbitkan BPK berdasarkan hasil audit atau pemeriksaan atas laporan keuangan yang dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material.

(Baca: Menpora Sebut Indonesia Digital Content Week 2020 Solusi Jitu di Tengah Pandemi)

Laporan keuangan yang diberikan opini jenis ini berarti auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, perusahaan/pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik,

Untuk Kemenpora sendiri, WTP kali ini merupakan perjuangan panjang selama kurang lebih 10 tahun. Terakhir opini WTP terukir pada tahun 2009, selanjutnya berturut-turut Kemenpora hanya menerima opin Wajar Dengan Pengecualian (WDP), ditambah lagi tahun 2015 dan 2016 mengalami keterpurukan dengan menyandang opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer.

Berikut daftar opini BPK RI untuk Kemenpora dalam 10 tahun terakhir

Tahun 2009 : Wajar Tanpa Pengecualian

Tahun 2010 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2011 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2012 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2013 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2014 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2015 : Tidak Menyatakan Pendapat

Tahun 2016 : Tidak Menyatakan Pendapat

Tahun 2017 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2018 : Wajar Dengan Pengecualian

Tahun 2019 : Wajar Tanpa Pengecualian
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Nadiem: Keterangan Tiga...
Nadiem: Keterangan Tiga Saksi Ahli Buktikan Kerugian Negara Rp2 Triliun Asumtif
Cornelis PDIP Dorong...
Cornelis PDIP Dorong Pemerintah Serius Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Ketahanan Energi Nasional
Fahri Bachmid: Secara...
Fahri Bachmid: Secara Konstitusional Lembaga Audit dan Declare Final Kerugian Keuangan Negara adalah BPK
Hadir di Sidang Nadiem,...
Hadir di Sidang Nadiem, Auditor BPK Pastikan Tidak Ada Pesanan
Tok! MK Putuskan Hanya...
Tok! MK Putuskan Hanya BPK yang Berhak Hitung Kerugian Negara
Olah TKP Rumah Anggota...
Olah TKP Rumah Anggota BPK Haerul Saleh, Polisi Temukan Cairan Diduga Penyebab Kebakaran
3 ART Selamat dari Kebakaran...
3 ART Selamat dari Kebakaran Rumah yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
Diiringi Tahlil, Pimpinan...
Diiringi Tahlil, Pimpinan BPK Usung Peti Jenazah Haerul Saleh
Rekomendasi
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Berita Terkini
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved