Lewat BST, Kemensos Jadi Kementerian Paling Tanggap Hadapi Corona
Kamis, 23 Juli 2020 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, untuk memastikan BST yang diberikan oleh Kemensos tersalurkan dengan baik. Pimpinan Kemensos sendiri, Juliari Batubara, ikut turun ke lapangan untuk menyalurkan BST secara langsung, dan juga meninjau beberapa titik memastikan BST berjalan dengan benar.
Sementara itu, dalam survei ini juga Kemensos menjadi salah satu kementerian yang dinilai paling aktif oleh responden. Kemensos berada di urutan ketiga dengan dukungan 17,2 persen. (Baca juga: Tingkatkan Anggaran, Mensos Matangkan Opsi Penyaluran Bansos Corona)
Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masing berafa di urutan pertama dan kedua dengan dukungan 33.1 persen dan 21,8 persen.
"Lembaga tinggi negara atau kementerian yang paling aktif nomor 1 Kemenkes tentu saja, ini terkait dengan wabah ini krisis ekonomi. Ini pandemi musibah kesehatan," jelas Yunarto.
Survei digelar pada 6-12 Juli 2020 melalui wawancara telepon dan melibatkan 2000 responden. Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.
Sementara itu, dalam survei ini juga Kemensos menjadi salah satu kementerian yang dinilai paling aktif oleh responden. Kemensos berada di urutan ketiga dengan dukungan 17,2 persen. (Baca juga: Tingkatkan Anggaran, Mensos Matangkan Opsi Penyaluran Bansos Corona)
Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masing berafa di urutan pertama dan kedua dengan dukungan 33.1 persen dan 21,8 persen.
"Lembaga tinggi negara atau kementerian yang paling aktif nomor 1 Kemenkes tentu saja, ini terkait dengan wabah ini krisis ekonomi. Ini pandemi musibah kesehatan," jelas Yunarto.
Survei digelar pada 6-12 Juli 2020 melalui wawancara telepon dan melibatkan 2000 responden. Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.
(maf)
Lihat Juga :