Jokowi: Keliru Pilih Pemimpin di 2024, Hilang Kesempatan Indonesia Jadi Negara Maju

Minggu, 14 Mei 2023 - 19:27 WIB
loading...
Jokowi: Keliru Pilih...
Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada media di acara Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5/2023). FOTO/MPI/RIANA RIZKIA
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyebut Pilpres 2024 adalah momen krusial bagi Indonesia. Sosok terpilih menjadi presiden nanti bakal menentukan apakah Indonesia bisa menjadi negara maju atau tidak.

Hal ini Jokowi dalam pidato politiknya di acara Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5/2023).

"Memilih pemimpin di tahun 2024 ini sangat krusial, sangat penting sekali, harus tepat dan benar. Oleh sebab itu, saya menyampaikan bolak-balik, jangan grasa-grusu, jangan tergesa-gesa, karena begitu keliru, kita tidak bisa kembali lagi," kata Jokowi.



Menurutnya, peluang Indonesia menjadi negara maju ada dalam 13 tahun ke depan. Hal itu didasarkan perkiraan para pakar dalam negeri maupun para pakar luar negeri. Kesempatan itu tak lepas dari bonus demografi di Indonesia, sehingga kesempatan itu muncul di 2030 mendatang. Dalam sejarah, kesempatan sebuah negara menjadi negara maju hanya sekali dalam sejarah peradaban bangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Jusuf Kalla: Kasih Tahu...
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved