Jokowi Ajak Negara Peserta KTT ASEAN Perangi Perdagangan Manusia
Jum'at, 12 Mei 2023 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia, kata Jokowi, siap berbicara dengan siapa pun. Bahkan, dengan junta militer Myanmar. Sebab, Tidak boleh ada pihak di dalam atau di luar ASEAN yang mengambil manfaat dari konflik internal di Myanmar.
“Yang penting untuk saya tegaskan bahwa engagement bukan recognition. Melakukan pendekatan bukan berarti memberikan pengakuan. Sehingga saya tadi sampaikan di pertemuan bahwa kesatuan ASEAN sangat penting. Tanpa kesatuan akan mudah bagi pihak lain untuk memecah ASEAN," jelasnya.
Ketiga, lanjut Jokowi, adalah penguatan kerja sama ekonomi. Termasuk, membangun ekosistem mobil listrik di kawasan ASEAN. Selain itu, para pemimpin ASEAN sepakat memperkuat implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar-negara.
Baca juga: Jokowi Paparkan 3 Kesimpulan Penting KTT ASEAN: Konflik Myanmar hingga Pekerja Migran
“ASEAN ini satu keluarga. Ikatannya sangat kuat, kesatuannya sangat penting untuk berlayar menuju tujuan yang sama, menjadikan ASEAN epicentrum of growth dan kawasan damai, stabil, dan sejahtera," tutupnya.
“Yang penting untuk saya tegaskan bahwa engagement bukan recognition. Melakukan pendekatan bukan berarti memberikan pengakuan. Sehingga saya tadi sampaikan di pertemuan bahwa kesatuan ASEAN sangat penting. Tanpa kesatuan akan mudah bagi pihak lain untuk memecah ASEAN," jelasnya.
Ketiga, lanjut Jokowi, adalah penguatan kerja sama ekonomi. Termasuk, membangun ekosistem mobil listrik di kawasan ASEAN. Selain itu, para pemimpin ASEAN sepakat memperkuat implementasi transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran digital antar-negara.
Baca juga: Jokowi Paparkan 3 Kesimpulan Penting KTT ASEAN: Konflik Myanmar hingga Pekerja Migran
“ASEAN ini satu keluarga. Ikatannya sangat kuat, kesatuannya sangat penting untuk berlayar menuju tujuan yang sama, menjadikan ASEAN epicentrum of growth dan kawasan damai, stabil, dan sejahtera," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :