Pilkada Serentak, Pemilih Bersuhu Tubuh Tinggi Nyoblos di Bilik Khusus
Rabu, 22 Juli 2020 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, pemilih tersebut ternyata menolak diperlakukan berbeda, yakni menggunakan bilik khusus. Orang tersebut merasa tak ada gejala yang menunjukkan dirinya sedang sakit.
Kemudian petugas TPS terus berupaya memberikan pemahaman mengenai aturan itu sampai akhirnya calon pemilih tersebut bersedia mengikuti aturan.
"Untuk tata caranya hampir sama Pak, tidak ada perbedaan ya. Hanya persoalan biliknya khusus saja. Silakan bapak, apa mau menggunakan pendamping?" ujar ketua KPPS itu kembali.
"Boleh Pak," jawab si calon pemilih yang berperan sebagai orang yang suhu tubuhnya tinggi.
"Saksi, dan pengawas TPS juga bisa ikut serta menyaksikan proses pemilih yang menggunakan bilik khusus," tutur ketua KPPS melanjutkan.
Kemudian petugas TPS terus berupaya memberikan pemahaman mengenai aturan itu sampai akhirnya calon pemilih tersebut bersedia mengikuti aturan.
"Untuk tata caranya hampir sama Pak, tidak ada perbedaan ya. Hanya persoalan biliknya khusus saja. Silakan bapak, apa mau menggunakan pendamping?" ujar ketua KPPS itu kembali.
"Boleh Pak," jawab si calon pemilih yang berperan sebagai orang yang suhu tubuhnya tinggi.
"Saksi, dan pengawas TPS juga bisa ikut serta menyaksikan proses pemilih yang menggunakan bilik khusus," tutur ketua KPPS melanjutkan.
(dam)
Lihat Juga :