JK Kritik Cawe-cawe Istana di Pilpres 2024, PAN: Ada Timses yang Jantungnya Degdegan
Selasa, 09 Mei 2023 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Yoga berpandangan, kalau Jokowi sebatas mengundang partai koalisi pemerintah, lalu berdiskusi soal masa depan bangsa, mendengarkan aspirasi, maka jelas tidak ada etika politik yang dilanggar. Sikap Jokowi juga tidak melanggar apa pun jika berkomunikasi dengan siapa saja.
"Dengan para gubernur juga dekat, apalagi dengan Ganjar Pranowo. Sebab pemerintahan provinsi adalah perpanjangan tangan pemerintahan pusat yang memiliki fungsi desentralisasi dan dekonsentrasi dari kebijakan pemerintah pusat," terang Yoga.
Apalagi, kata Yoga, Presiden Jokowi tidak pernah melarang siapapun warga bangsa untuk maju berkontestasi di pilpres. Tetapi sering kali Jokowi menjadi korban dari playing victim (bermain sebagai korban), yang membangun narasi bahwa pemerintah melakukan penjegalan, dan pembegalan terhadap figur atau partai politik tertentu.
"Memang apa masalahnya jika presiden Jokowi condong ke figur yang menurutnya dapat melanjutkan pembangunan dan melakukan perubahan buat bangsa dan negara?" tukas mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.
"Dengan para gubernur juga dekat, apalagi dengan Ganjar Pranowo. Sebab pemerintahan provinsi adalah perpanjangan tangan pemerintahan pusat yang memiliki fungsi desentralisasi dan dekonsentrasi dari kebijakan pemerintah pusat," terang Yoga.
Apalagi, kata Yoga, Presiden Jokowi tidak pernah melarang siapapun warga bangsa untuk maju berkontestasi di pilpres. Tetapi sering kali Jokowi menjadi korban dari playing victim (bermain sebagai korban), yang membangun narasi bahwa pemerintah melakukan penjegalan, dan pembegalan terhadap figur atau partai politik tertentu.
"Memang apa masalahnya jika presiden Jokowi condong ke figur yang menurutnya dapat melanjutkan pembangunan dan melakukan perubahan buat bangsa dan negara?" tukas mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.
Lihat Juga :