Gantikan Gugus Tugas, Komite Diminta Lebih Cepat Tangani Covid-19

Rabu, 22 Juli 2020 - 04:24 WIB
loading...
Gantikan Gugus Tugas,...
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh. Foto/wikipedia
A A A
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk mengganti Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dinilai tepat. Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengatakan keberadaan Komite menandai penegasan tugas utama penanganan Covid-19 pada kementerian terkait.

“Gugus Tugas itu seperti dirigen saja, hanya memandu arahnya ke sini dan sebagainya. Ternyata saya melihatnya tidak efektif karena ego sektoral yang ada,” tutur Nihayatul dalam diskusi daring, Selasa (21/7/2020).

Sejak awal, politikus PKB itu berpandangan kepemimpinan gugus tugas seharusnya langsung dikomandoi presiden dan tugas utama diberikan pada kementerian terkait. Strategi itu juga dilakukan beberapa negara lainnya.

(Baca: Gugus Tugas Dibubarkan, DPR Singgung Komite Baru Hanya Fokus Ekonomi)

Karena itu, ia tidak ingin ego sektoral tampak lagi setelah dibentuknya komite tersebut. Apalagi, struktur komite ini terdiri dari Komite Kebijakan yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian dan memiliki enam wakil. Sementara, untuk posisi ketua pelaksana dipegang oleh Menteri BUMN.

Adapun satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 diketuai oleh kepala BNPB dan Satgas pemulihan dna transformasi ekonomi nasional dipegang oleh wakil menteri BUMN I.

Susunan itu berbeda dengan struktur Gugus Tugas dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dengan Menko Polhukam dan Menkes sebagai wakil ketua. Ditambah lagi Menteri Keuangan sebagai sekretaris, 19 menteri, 7 kepala lembaga dan seluruh gubernur sebagai anggota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Perempuan Bangsa Ajak...
Perempuan Bangsa Ajak 2.000 Peserta Tanam Pohon di Singhasari Malang
Buka Muscab PKB Pamekasan,...
Buka Muscab PKB Pamekasan, Waketum: Perkuat Akar Rumput dan Kuasai Teknologi
Sapa dan Bantu Korban...
Sapa dan Bantu Korban Tanah Bergerak di Tegal, Rustini Muhaimin Dorong Tempat Huntara
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
Roy Suryo Siapkan Rekaman...
Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved