Pemerintah Diminta Usut Tuntas Kasus Pengiriman PMI Ilegal

Selasa, 02 Mei 2023 - 22:19 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Usut...
Serikat Pekerja Informal dan Pekerja Profesional Indonesia (IMMPI) meminta pemerintah mengusut tuntas pengiriman PMI ilegal ke luar negeri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta mengusut tuntas kasus pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Tindakan tegas harus diberikan kepada oknum yang terlibat dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Serikat Pekerja IMPPI William Yani Wea saat memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day bersama Affliasi Konfederasi AGN.

“Kasus PMI ilegal masih menjadi masalah yang belum tuntas dan semakin menakutkan. Pihaknya meminta agar kasus PMI ilegal bisa diselesaikan. Kejar semua yang terlibat dalam pengiriman PMI ilegal," katanya, Selasa (2/5/2023).

Baca juga: Bareskrim Selidiki Dugaan 20 WNI Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar

Yani menjelaskan, peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum pemerintah untuk mengevaluasi PMI ilegal. Termasuk mengusut tuntas semua yang terlibat. Untuk itu, dia meminta agar aparat hukum menangkap dan menghukum semua yang terlibat dalam kasus PMI ilegal. "Usut tuntas dan pecat semua aparat pemerintahan dan aparat hukum yang terlibat TPPO," tegasnya.

Wakil Ketua Umum SP IMPPI Harli Muin menyarankan agar pemerintah memberikan sosialisasi secara intensif agar masyarakat semakin mengerti pentingnya menjadi PMI yang legal. Prosedur pengiriman PMI legal harus sampai ke tingkat desa terutama ke desa yang memang banyak PMI. "Selamatkan semua PMI yang saat ini menderita di negara lain," tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
Pendaftaran Magang Nasional...
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Rekomendasi
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved